BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Setiap tahun Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sudah mencetak ratusan sarjana dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap bersaing didunia kerja maupun bisa wirausaha lainnya. Terhadap lulusan tersebut, DPRD Bengkalis mendorong agar lulusannya menjadi motor penggetai kemajuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II, Hendra Jeje usai menghadiri Rapat Senat Terbuka Polbeng dalam rangka Wisuda Ahli Muda III, Ahli Madya XXIV, dan Sarjana Terapan XI, Sabtu (17/10).
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat tersebut, Polbeng meluluskan sebanyak 920 wisudawan dari berbagai program pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan menuju dunia kerja sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Baca Juga: Pendidikan Kimia Mengabdi 2026 Hadirkan Inovasi Pembelajaran
Hendra juga menyampaikan, ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik.
“Kami berharap para lulusan Polbeng mampu mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan inovasi untuk menjawab tantangan dunia kerja serta mengambil peran dalam mendorong kemajuan daerah,” harapnya.
Menurut Hendra Jeje, momentum kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Tuangkan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di Polbeng.
Baca Juga: Fakultas Keperawatan Unri Kembangkan Inovasi Digital untuk Cegah Talasemia Sejak Dini
Ia juga berharap, para lulusan tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja baru. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para wisudawan diharapkan menjadi generasi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Hendra menegaskan, bahwa DPRD Kabupaten Bengkalis mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Bengkalis,” harapnya.
Baca Juga: Prof Dr Trisla Warningsih Tekankan Valuasi Mewujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso, yang hadir juga menegaskan, bahwa lulusan Polbeng harus mampu menjadi tenaga profesional yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menawarkan solusi melalui keahlian dan inovasi.
“Polbeng bukan pabrik pengangguran. Polbeng adalah tempat lahirnya generasi kompeten, inovatif, dan siap menjadi solusi bagi dunia industri,” tegasnya.
Bagus menyampaikan, bahwa sekitar 78 persen lulusan Polbeng telah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Capaian tersebut menunjukkan peran penting pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Mahasiswa Magister Unri Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI
Dengan 22 program studi yang dimiliki, Polbeng diharapkan terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Ia juga menyoroti perjalanan panjang pengembangan Polbeng yang membutuhkan perhatian, perjuangan, dan kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, hubungan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.
“Pemkab Bengkalis dan Polbeng membutuhkan kerja sama yang solid, seiya sekata, dan saling mendukung. Kita ingin pendidikan vokasi benar-benar melahirkan lulusan yang dibutuhkan dunia kerja,” ujarnya.(ksm)
Editor : Arif Oktafian