RIAUPOS.CO - Dzulhijjah menjadi bulan istimewa di mana Allah SWT menyambut tamu-tamu-Nya beribadah di tanah suci. Tidak hanya jemaah haji, umat muslim di seluruh dunia rupanya menyambut bulan ini dengan bahagia.
Di antara mulianya 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, Allah SWT juga telah mengkhususkan satu hari yang menjadi waktu paling utama dalam beribadah, yaitu hari Arafah.
Hari Arafah adalah hari di mana jemaah haji berdiam di padang Arafah untuk melakukan wukuf.
Pada hari itu, Allah telah menyempurnakan agama Islam sebagaimana telah dilansir dari laman Life With Allah, Allah telah berfirman yang artinya:
“Pada hari ini, telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu” {Q.S Al-Maidah: 3}
Karena itu, umat muslim sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini sama sekali.
Berikut 5 rangkaian ibadah pada hari Arafah yang bisa dilakukan umat muslim.
1. Taubat Nasuha
Pada hari Arafah, Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka, sebagaimana sabda Rasulullah yang artinya:
“Tidak ada satu hari pun Allah membebaskan lebih banyak hamba dari api neraka daripada hari Arafah” [H.R Muslim]
Bayangkan pada hari ketika Allah memberikan banyak sekali ampunan, kemudian kita memohon ampun setiap dosa yang telah diperbuat, insyaAllah Allah akan mengampuni dosa kita.
Baca Juga: PKB Kampung KB Jalani Penguatan Kualitas Layanan Masyarakat
Memohon ampun dan menyesali perbuatan di masa lalu untuk meraih ridho Allah jangan sampai terlewat pada hari Arafah ini.
2. Tunaikan Salat Fardhu
Sebagai umat muslim, tentu saja kita harus menunaikan seluruh ibadah wajib pada hari yang baik. Niatkan diri untuk menunaikan sholat fardhu tepat waktu dengan kualitas yang baik di dalam setiap rakaatnya.
Selain itu, menunaikan sholat wajib dengan khusyu InsyaAllah akan meraih berkah lebih banyak pada hari Arafah.
3. Berdoa Sebanyak-banyaknya
Pada Hari Arafah Allah SWT sangat dekat dengan hamba-hamba-Nya dan merupakan hari dikabulkannya doa.
Dilansir dari laman Antara, bahwa doa-doa yang dipanjatkan pada hari Arafah memiliki peluang sangat besar untuk dikabulkan oleh Allah.
Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang artinya: “Sebaik-baiknya doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baiknya yang kuucapkan, begitu pula yang diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah
‘Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku, wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir’
(Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Allah Maha Menguasai segala sesuatu) [H.R Tirmidzi]
4. Berpuasa Arafah
Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang agung dan memiliki keutamaan yang tinggi bagi yang melaksanakannya.
Dikutip dari laman Rumaysho, puasa Arafah disunnahkan bagi umat muslim yang tidak melaksanakan haji. Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda yang artinya:
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” [H.R Muslim]
5. Berdzikir dan Selalu Mengingat Allah
Selain 4 Rangkaian sebelumnya, umat muslim juga dapat memperbanyak mengingat Allah SWT pada hari yang mulia ini.
Dengan merefleksikan kebaikan Allah SWT serta melantunkan dzikir sebanyak-banyaknya seperti membaca tahmid, tahlil, tasbih, dan yang paling utama adalah bertakbir yang bunyinya:
‘Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillahil hamd’
Dengan melantunkan dzikir, kita berharap mendapatkan keberkahan, kasih sayang, serta ampunan dari Allah pada Hari Arafah ini.
Editor : M. Erizal