Melalui Skema PBM, Unri Kenalkan SI-KALDU Inovasi Kaldu Udang Rebon di Sialang Pasung

Herianto Baserah • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Unri, Sekretaris  Desa Sialang Pasung Budi Santoso foto bersama dengan kelompok ibu rumah tangga Desa Sialang Pasung, Rangsang Barat, baru-baru ini. (Unri Untuk Riau Pos)
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Unri, Sekretaris  Desa Sialang Pasung Budi Santoso foto bersama dengan kelompok ibu rumah tangga Desa Sialang Pasung, Rangsang Barat, baru-baru ini. (Unri Untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau (Unri) mengenalkan Program SI-KALDU (Sialang Kaldu Udang) kepada kelompok ibu rumah tangga di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada 3-4 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai DIPA Unri Tahun 2026 dalam Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan judul ‘’Program SI-KALDU (Sialang Kaldu Udang): Inovasi Formulasi Kimia Pangan sebagai Penyedap Alami Berbasis Pemberdayaan Perempuan di Desa 3T".

Program diketuai Dra Herdini MSi dengan anggota Dr Susilawati MSi, Siti Nazhifah MPd, Nabila Afifah Azuga SPi MSi, Asnika Putri Simanjuntak MSi dan Dra Erviyenni MPd. Kegiatan ini dilatarbelakangi potensi udang rebon sebagai hasil tangkapan lokal yang melimpah pada musim tertentu, namun pemanfaatannya masih terbatas karena umumnya dijual mentah atau diolah sederhana sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal.

 Baca Juga: Ditimbun Satu Sisi, Jalan Sontang-Simpang Jurong-Bonai Lancar Dilewati

Melalui SI-KALDU, tim memperkenalkan formulasi kimia pangan sederhana untuk mengolah udang rebon menjadi kaldu bubuk alami. Tujuannya meningkatkan daya guna hasil tangkapan sekaligus membuka peluang ekonomi produktif bagi ibu rumah tangga. Ketua Tim, Dra Herdini MSi menjelaskan program ini tidak hanya mengenalkan produk baru, tetapi juga memberi pengetahuan tentang ketepatan komposisi, proses pemanasan, pengurangan kadar air, penghalusan, dan pengemasan.

Di tengah maraknya penyedap instan berbahan tambahan, SI-KALDU hadir sebagai alternatif penyedap berbahan pangan lokal: udang rebon, bawang merah, bawang putih, garam, gula, merica, daun bawang, dan seledri. Bahan-bahan ini terjangkau, mudah diperoleh, dan dapat diolah dengan peralatan rumah tangga. Kegiatan diawali sosialisasi, dilanjutkan praktik langsung.

Udang rebon dicuci, direbus, ditiriskan, lalu disangrai hingga kering dan dihaluskan. Bubuk udang dicampur bahan lain sesuai takaran, disangrai kembali, dan dihaluskan hingga menghasilkan bubuk kaldu halus. Produk dikemas dalam wadah bersih dan diberi label stiker SI-KALDU sebagai identitas khas Desa Sialang Pasung. Peserta mengikuti dengan antusias agar dapat mempraktikkan secara mandiri untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.

Baca Juga: Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Rengat

Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto menyambut baik kegiatan ini dan berharap ada pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, SI-KALDU berpotensi menjadi produk khas desa yang mendukung ekonomi kelompok ibu rumah tangga. Pengabdian tiga hari ini berjalan lancar dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, menghadirkan inovasi sederhana yang mengubah udang rebon dari komoditas bernilai tambah rendah menjadi penyedap alami yang berdaya guna.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
Skema PBM SI-KALDU Inovasi Kaldu Udang Rebon Sialang Pasung Unri