Pertanyaan:
Salat Tarawih itu 8 rakaat atau 20 rakaat? Mohon penjelasannya ustad?
Wassalam dari Azwir
Jawaban:
Salat tarawih adalah salah satu salat malam. Salat malam tidak memiliki batasan jumlah raka’at tertentu. Salat malam adalah salat nafilah atau yang dianjurkan, termasuk amalan dan perbuatan baik. Seseorang dapat melakukan sedikit raka’at. Seseorang dapat mengerjakan dengan jumlah raka’at yang banyak. Seandainya salat malam itu ada batasannya, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menjelaskannya.
Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa semua jumlah raka’at dengan 11, 23 rakaat atau lebih dari itu, boleh dilakukan. Melaksanakan salat malam di bulan Ramadan dengan berbagai macam cara tadi itu sangat bagus. Lebih utama adalah melaksanakan salat malam sesuai dengan kondisi para jemaah. Kalau jemaah kemungkinan senang dengan rakaat-rakaat yang panjang, maka lebih bagus melakukan salat malam dengan 8 rakaat ditambah dengan witir 3 rakaat, sebagaimana hal ini dipraktikkan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri di bulan Ramadan dan bulan lainnya. Dalam kondisi seperti itu, demikianlah yang terbaik.
Namun apabila para jama’ah tidak mampu melaksanakan rakaat-rakaat yang panjang, maka melaksanakan shalat malam dengan 20 rakaat itulah yang lebih utama. Seperti inilah yang banyak dipraktikkan banyak ulama. Salat malam dengan 20 rakaat adalah jalan pertengahan antara jumlah rakaat salat malam yang sepuluh dan yang empat puluh. Kalaupun seseorang melaksanakan shalat malam dengan 40 rakaat atau lebih, itu juga diperbolehkan dan tidak dikatakan makruh sedikit pun. Bahkan para ulama juga telah menegaskan dibolehkannya hal ini semisal Imam Ahmad dan ulama lainnya.
Oleh karena itu, barangsiapa yang menyangka salat malam di bulan Ramadan memiliki batasan bilangan tertentu dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sehingga tidak boleh lebih atau kurang dari 11 raka’at, maka sungguh dia telah keliru.”(*)
Editor : Arif Oktafian