Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Prabowo Sebut Jangan Beli Kucing dalam Karung

Fopin Sinaga • Jumat, 29 Maret 2019 | 20:18 WIB
Calon presiden momor urut 02 Prabowo Subianto.
Calon presiden momor urut 02 Prabowo Subianto.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Beberapa nama yang akan menjadi menteri di kabinet Prabowo-Sandi jika terpilih jadi presiden dan wakil presiden sudah diumumkan Prabowo Subianto.

Saat melaksanakan kampanye terbuka di Lapangan Sidolig, Bandung Jawa Barat, Kamis (28/3/2019) memperkenalkan nama-nama. “Ini pekerjaan yang berat. Jadi kepala desa aja susah apalagi bupati, gubernur, apalagi presiden. Jadi kita harus cari orang orang pintar,” katanya.

Ia menegaskan, sengaja memperkenalkan nama-nama calon menterinya agar rakyat Indonesia tak salah pilih alias membeli kucing dalam karung. “Itu di belakang saya orang orang pintar,” lanjut Prabowo di hadapan massa pendukungnya.

Menurutnya, memilih menteri tidak harus dengan cara sembunyi-sembunyi. “Itu orang orang yang akan duduk di kabinet saya. Jadi buat apa sembunyi-sembunyi. Kalian mau beli kucing dalam karung?” kata Prabowo sembari menunjuk dan memanggil semua calon menterinya yang hadir.

Tokoh-tokoh yang dipanggil Prabowo untuk diperkenalkan dihadapan rakyat Jawa Barat antara lain Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Shohibul Iman. Lalu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (Aher), Sekjen PAN Edy Soeparno.

Tak ketinggalan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. “Saya tanya, AHY pantes gak jadi menteri? Pantes? Kenapa? Eh jangan karena ganteng aja, dia ganteng tapi lulusan Harvard,”

“Kalian tau berapa orang Indonesia lulusan Harvard tiap tahun? Mungkin dua atau tiga orang,” tutur Prabowo sembari memperkenalkan AHY. Sementara, Sohibul Iman disebutnya sebagai sosok dengan intelektual tinggi yang merupakan alumni S3 doktor ilmu industri di Jepang.

“Pak Zulhas, berapa puluh tahun mengabdi untuk rakyat? Aher, dua kali gubernur pantes gak kalau kita angkat jadi menteri? Pantes,” jelasnya. “Edy Soeparno ahli keuangan, Pak Hinca itu koboi dari Sumatera Utara. Jadi jangan beli kucing dalam karung, saya tidak rela rakyat saya seperti ini,” lanjutnya.


Editor : Fopin Sinaga
#pilpres