Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Soal Isu Reshuffle, Politikus NasDem dan PDIP Saling Sindir

Administrator • Rabu, 4 Januari 2023 | 17:17 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate merespons pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat yang meminta agar dua menteri dari NasDem dievaluasi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate merespons pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat yang meminta agar dua menteri dari NasDem dievaluasi.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate merespons pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat yang meminta agar dua menteri dari NasDem dievaluasi. Johnny meminta, Djarot tidak merecoki urusan reshuffle atau kocok ulang Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Jhonny, perombakan jajaran pembantu kepala negara merupakan mutlak hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Terlalu banyak politisi saat ini yang merasa seolah-olah jadi Presiden dadakan dan mencoba mengatur hak prerogatif Presiden. Enggak usahlah itu, tidak perlu membuat ruang publik dan diskursus politik menjadi bising yang tidak bermanfaat,” kata Jhonny kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).

Jhonny meminta, Djarot untuk fokus pada penyelenggaraan negara dan pembangunan nasional yang membutuhkan stablitas politik. Dia pun memastikan, Partai NasDem akan mendukung jalannya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin sampai selesai.

“NasDem terus memberikan dukungan pada pemerintah dan tidak akan menjadi desertir politik. NasDem mendukung pak Jokowi dengan segenap kemampuannya baik di pemerintahan maupun di parlemen,” ujar Jhonny.

Menurut Jhonny, partai pimpinan Surya Paloh akan terus mendukung kebijakan yang dikeluarkan dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Akan tetap konsisten dengan sikap memberikan dukungan penuh pada Pemerintahan Pak Jokowi-Kiai Maruf Amin,” tegas Jhonny.

Sebelumnya, Djarot Syaiful Hidayat menyindir dua menteri Kabinet Indonesia Maju dari Partai NasDem, yakni Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Menurut Djarot, kedua menteri dari partai pimpinan Surya Paloh itu perlu dievaluasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Satu kinerjanya, dua termasuk partainya. Kalau memang gentle betul sudah seperti itu, akan lebih baik untuk menteri-menterinya (NasDem) lebih baik mengundurkan diri,” ujar Djarot di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2023).

Djarot menyindir agar menteri dari Partai NasDem untuk lebih berani menentukan sikapnya. Terlebih, NasDem sudah menarasikan bahwa bakal calon presiden yang diusungnya bertolak belakang dengan Presiden Jokowi.

“Itu lebih gentle. Ya, sebab apa, sebab rupanya, mungkin agak tidak cocok dengan kebijakan Pak Jokowi, termasuk yang disampaikan adalah sosok antitesis Pak Jokowi,” pungkas Djarot.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra

Editor : Administrator
#politikus pdip #isu reshuffle kabinet jokowi #menteri jokowi di reshuffle #pdip soal reshuffle kabinet #politikus nasdem #menteri nasdem di reshuffle