JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Debat Capres – Cawapres 2024 tahap pertama, dijadwalkan digelar pada Selasa (12/12/2023) malam ini di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta.
Pada debat perdana ini, para pasangan Capres dan Cawapres akan dihadapkan pada sejumlah tema khusus yang meliputi hukum, HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi. Jalannya debat akan dikawal oleh dua moderator yang sudah ditentukan oleh KPU. Adapun dua moderator tersebut adalah Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel, yang merupakan jurnalis dari TVRI.
Sosok Ardianto Wijaya lantas menjadi sorotan publik, mengenai rekam jejaknya sebelum akhirnya didapuk untuk menjadi moderator gelaran debat akbar capres–cawapres 2024 ini. Berikut ini profil singkat Ardianto Wijaya, dirangkum dari berbagai sumber:
Bernama lengkap Ardianto Wijaya Kusuma, pria ini lahir di Banyuwangi, 25 Agustus 1993. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan D3 Broadcasting di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran pada 2014, dan Sarjana Komunikasi di Universitas Sebelas Maret pada 2016.
Meski begitu, pendidikan broadcasting sejatinya sudah dipelajari oleh Jaya, sapaan akrabnya, sejak di bangku sekolah. Jaya diketahui aktif dalam berbagai kegiatan komunikas dan penyiaran, salah satunya adalah menjadi penyiar di Radio Mandala FM pada 2005–2011.
Selain itu, Jaya juga mengantongi prestasi pada banyak kegiatan sekolah lainnya, seperti menjadi 3 besar audisi DJ Remaja Banyuwangi, tergabung dalam Paskibra Kabupaten Banyuwangi, menjadi duta di beberapa event atau organisasi, salah satunya adalah Duta HIV/AIDS Eks-kerisidenan Besuki (Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi).
Semasa kuliah hingga lulus, Jaya membagi waktunya untuk menjadi penyiar berita di TVRI Jawa Barat, sejak 2012–2016. Ia juga kerap diminta menjadi MC untuk sejumlah event besar, di antaranya MC di acara wisuda Unpad, Co. MC wisuda Unpad, MC acara Unpad Award tahun 2012 dan 2013, MC pengukuhan dan Sumpah Tenaga Teknis Kefarmasian se-Jawa Barat, dan menjadi MC Utama Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa Chairul Tanjung. Karena keaktifan dan prestasinya selama berkuliah dan berkarier, Jaya pun didaulat sebagai Putra Padjajaran 2013.
Perjalanannya yang panjang di dunia broadcasting dan jurnalistik, kemudian membawa Jaya ke TVRI Pusat, Jakarta, untuk didapuk sebagai pewarta sejak 2017 hingga sekarang. Di TVRI, Jaya dipercaya mengawal program Indonesia Hari Ini, Klik Indonesia Pagi dan Petang, Dunia dalam Berita, Dialog Indonesia Bicara, Fokus Terkini dan Selamat Pagi Indonesia. Dengan rekam jejak pengalaman Jaya yang demikian, tak ayal ia ditunjuk oleh KPU untuk menjadi moderator dalam helatan debat Capres–Cawapres 2024.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Editor : RP Edwar Yaman