Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ganjar Singgung Prabowo soal Utang Negara pada Belanja Alutsista, Utang Bisa Mematikan

Edwar Yaman • Minggu, 7 Januari 2024 | 21:40 WIB
Ganjar Pranowo menyinggung Prabowo Subianto terkait utang negara yang mengalami kenaikan pada belanja alutsista dalam debat pilpres.
Ganjar Pranowo menyinggung Prabowo Subianto terkait utang negara yang mengalami kenaikan pada belanja alutsista dalam debat pilpres.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto diserang capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo terkait utang negara yang mengalami kenaikan pada belanja alat utama sistem pertahanan (alutsista). Tak tanggung-tanggung, nominal kenaikannya mencapai USD 4,25 miliar atau setara Rp65,87 triliun.

"Kita membaca buku Convention of Economic Hitman dari John Perkins, bahwa utang-utang itu memang bisa mematikan. Maka hati-hati kalau mau utang, terutama pada infrastruktur yang punya risiko tinggi, kita mesti hitung betul, kita mesti prudent betul, karena ini pernah dilakukan dan membikin banyak negara kolaps karena utang," kata Ganjar saat debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (7/1/2024).

Menurut Ganjar, jika negara ingin berutang kekuatan keuangan dalam negeri harus didorong.

"Kemudian kita mesti betul-betul antikorupsi kalau itu tidak dilakukan, maka tidak akan tumbuh ekonomi yang ada di tempat kita, it's doing bussiness yang bisa dilakukan," ucap Ganjar.

Meski demikian, Ganjar lebih mendorong industri pertahanan dalam negeri.

 "Jadi mohon maaf, kaitan dengan utang, no utang, no usang. Sehingga alutsista kita betul-betul kita lakukan transfer teknologi dari dalam negeri," pungkasnya.

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#utang negara #alutsista #ganjar prabowo #prabowo subianto #debat capres