Sambil menunjuk-nunjukkan jari telunjuknya ke massa, matanya memang tampak sudah berkaca-kaca saat berpelukan dengan Anies. Hal itu lebih terlihat lagi seusai pelukan itu dilepaskan dan keduanya menghadap ke lautan manusia yang hadir.
Cak Imin mengaku merasa punya utang yang amat besar melihat luar biasanya animo masyarakat yang hadir dalam agenda bertajuk Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah itu.
Baca Juga: Stadion JIS penuh Sesak, Ribuan Massa Kampanye Akbar AMIN Tetap Merangsek Terobos Pintu Barat JIS
"Ini sangat mengharukan, betul-betul dari hati. Karena itu kami merasa berutang. Ada ibu-ibu nangis, (bilang) saya hanya titip Indonesia. Puitis banget gitu, lho," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (10/2).
Ia mengatakan sudah sejak pukul 07.00 WIB berangkat dari hotel ke JIS. Setiap langkahnya, Ketua Umum PKB itu merasakan aura yang luar biasa dari warga yang hadir.
"Setiap langkah dihadang, direbut, sampai berapa kilo itu, melelahkan tapi membanggakan," ungkapnya.
"Mereka bawa makanan sendiri, khas rekreasi, pakai mie goreng. Bawa nasi bungkus ada mie goreng, telur rebus, digelar di pinggir jalan. (Terus lihat) ada kita, ditinggal," pungkas Cak Imin.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi