PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Mantan Wali Kota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Gubernur Riau ke DPW PPP Riau, Selasa (14/5/2024). Formulir Pendaftaran diterima langsung oleh Ketua Panitia Penjaringan DPW PPP Riau H Afrizal Hidayat di kantor DPW PPP Riau Jalan Tuanku Tambusai.
Firdaus dalam kesempatan itu mengatakan, kalau dirinya sudah punya ikatan emosional dengan PPP sejak lama, bahkan sudah sama-sama berlayar bersama kader PPP namun belum ditakdirkan untuk menang.
"Saya dengan PPP sudah punya ikatan emosional sejak lama. pada Pilkada tahun 2018, kami sudah sama-sama berlayar bersama kader PPP walaupun belum Allah takdirkan untuk menang. Mudah-mudahan ke depan kemenangan itu sudah tercatat di Lauhul Mahfudz," ujar Firdaus.
Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan Bacalon Gubri di DPW PPP Riau H Afrizal Hidayat mengatakan, penjaringan Bacalon kepala daerah akan dibuka hingga tanggal 31 Mei 2024 mendatang, dan bertempat di Sekretariat DPW PPP Riau di Jalan Tuanku Tambusai/Jalan Nangka Kota Pekanbaru.
"Bahwa PPP Provinsi Riau telah membuka penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah tingkat provinsi dimulai dari awal Mei dan berakhir sampai dengan tanggal 31 Mei 2024. Adapun yang sudah mendaftar sudah ada beberapa Bakal Calon Gubernur dan atau Wakil Gubernur Riau," ujar H Afrizal Hidayat.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Penjaringan DPW PPP Riau Ir H Muhammad Arpah, M Si mengatakan, pada dasarnya PPP merupakan sebuah partai yang diharapkan bisa merekrut bakal calon kepala daerah yang potensial, tentu dengan cara pihaknya membuka penjaringan secara umum.
"Kemudian karena kita sudah bersepakat untuk membuka secara umum, tentu yang mendaftar perlu dilakukan seleksi, itupun harus seleksi yang bisa dipertanggung jawabkan, seperti melalui lembaga survei yang kredibel. Kenapa? Karena ini akan kita turunkan ke tingkat DPC, PAC, Ranting dan grasroot supaya secara umum di publik diketahui kemampuan personal bakal calon yang kita usung dan kita dukung sesuai dengan visi-misi," sebutnya.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman