Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hasto Sebut PDIP Terbuka untuk Mengusung Anies, Asal Penuhi Syarat Ini

Redaksi • Jumat, 23 Agustus 2024 | 07:58 WIB

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Helat pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebentar lagi akan dimulai. Di DKI Jakarta, ketentuan Anies Baswean akan maju atau tidak belum terlihat jelas.

Terkait Pilkada DKI Jakarta, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bicara soal Anies Baswedan yang disebut-sebut bakal diusung partainya sebagai calon gubernur di Pilkada 2024. Namun, Megawati merasa cara dengan mendorong-dorong partainya mendukung Anies tidaklah pas.

Sempat ada massa yang mendatangi kantor DPP PDIP sambil membawa spanduk meminta Megawati mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga: Tinggalkan Nama Anies Baswedan, PKS Buka Komunikasi dengan Prabowo soal Pilkada DKI Jakarta

Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara perihal pernyataan Megawati tersebut. PDIP sebutnya, terbuka terhadap pihak-pihak yang ingin menyampaikan aspirasi dukungan terhadap sosok kepala daerah, termasuk Anies Baswedan.

"Datang saja dan sampaikan dengan baik jika ada keinginan bersama PDIP. Kemarin, saat hendak masuk, Ibu melihat ada yang menyampaikan aspirasi kemudian dengan spanduk," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (22/8).

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jika ingin berlayar dengan PDIP. Visi-misi calon kepala daerah akan dipersiapkan oleh partai, politik tata ruang harus diperhatikan, upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan, keberpihakan pada wong cilik, ketaatan terhadap ideologi serta berpegang pada platform partai. "Jika syarat-syarat yang diajukan itu bisa dipenuhi, tentu terbuka suatu ruang untuk bekerja sama," ujar Hasto.

Baca Juga: Pasangan Irving Kahar dan Sugianto Maju Pilkada Siak, Diusung PDIP dan PKB

Dipaparkan Hasto, pernyataan Megawati dan syarat yang diajukan PDIP tidak ada kaitannya dengan ketidaksukaan secara personal, termasuk kepada Anies Baswedan. "Yang dilakukan oleh Ibu Mega adalah menjaga nilai-nilai demokrasi, etika, moral, kekuatan dan akar rumput," ungkap Hasto.

Jadi perlu diingat, kata Hasto, PDIP juga memberikan sinyal bahwa tidak menutup ruang bagi Anies Baswedan untuk diusung di Pilgub Jakarta.

Hasto mengatakan PDIP telah membangun komunikasi dengan Anies. Bahkan, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah ditugaskan oleh DPP PDIP untuk menjalin komunikasi dengan Anies. "Ada (komunikasi), bahkan Pak Basarah juga sudah bertemu dengan Pak Anies Baswedan," ungkap Hasto.

Baca Juga: KPU RI Pedomani Putusan MK, Akan Dimasukkan dalam PKPU untuk Pendaftaran Pilkada

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung desakan dari berbagai pihak untuk mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Megawati pun mengaku heran dengan adanya sekelompok orang yang menamakan diri sebagai 'Satgas Hitam', dengan mendatangi Kantor DPP PDIP, untuk mendukung Anies Baswedan.

Megawati menilai tidak mudah mendapat dukungan dari PDIP. Dia lantas mempertanyakan ke mana saja selama ini, baru muncul ketika butuh dukungan. "Enak amat, ya. Sekarang kita dicari dukungannya lalu kamu ke mana kemarin sore. Mbok jangan gitu dong," serunya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#anies baswedan #sekjen pdip hasto kristiyanto #pilkada dki jakarta