JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Partai cokelat lagi hangat disebut-sebut. Begitu kata Anggota Komisi I DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo perihal kabar kehadiran Partai Coklat saat rapat kerja (raker) terkait persiapan Pilkada Serentak 2024 dengan Panglima TNI.
Menurut Anggota DPR tersebut, Partai Cokelat itu saat ini tengah jadi perbincangan hangat.
Karenanya, ia mengingatkan, agar institusi TNI yang saat ini dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dapat memastikan netralitas atau tidak berpihakan pada Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga: Massa Tenang, Bawaslu Tertibkan 2.378 APK Paslon Bupati dan Wabup Bengkalis
"Pak sekarang itu zaman demokrasi yang terjadi sekarang kan kita ngerti semua, pak. Bagaimana dalam tanda kutip 'brutalnya'. Di media ini yang lagi kenceng-kencengnya ini pak, katanya ada partai baru, apa partai baru, Partai Cokelat. Nggak mungkin kalau kita nggak tahu kok. Nah, mau sampai kapan netralitas TNI ini, pak," kata Anggota Komisi I DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo.
Pada rapat kerja (Raker) dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024). Politikus Partai Nasdem yang berlatar belakang TNI itu mengaku bahwa netralitas TNI hanya untuk negara.
Ia tak menginginkan, Pilkada Serentak 2024 menghasilkan pemimpin yang buruk.
Mantan Bupati Batang itu meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memindak prajurit militer yang tidak bisa menjaga netralitasnya.
Baca Juga: Bawaslu Pekanbaru Sebut 22.077 APK Ditertibkan pada Hari Pertama Masa Tenang
"Kalau netral dalam artian pilihannya silakan, tapi kalau misalkan di depan mata ngelihat ada penyimpangan, apa UU TNI yang bisa dipegang, tangkap pak. Negara ini kebetulan aja sekarang ini seluruh pimpinan yang ada harus keluar dari permainan politik," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Eka Gusmadi Putra