Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kapolres Kuansing Kumpulkan Camat, Kades dan Pj Kades, Tekankan Pentingnya Netralitas

Desriandi Candra • Selasa, 26 November 2024 | 09:27 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, Ketua KPU Wawan Ardi, Ketua Bawaslu Mardius Adi Saputra, Pabung Kodim 0302, Kajari, dan tim paslon
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, Ketua KPU Wawan Ardi, Ketua Bawaslu Mardius Adi Saputra, Pabung Kodim 0302, Kajari, dan tim paslon

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Aksi demo sekitar seratusan massa ke kantor Bupati Kuansing, Ahad (24/11) membuat Kabupaten Kuansing menjadi sorotan pihak luar. Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH tidak ingin itu terulang lagi di Kabupaten Kuansing. Senin (25/11), Kapolres Pangucap langsung mengundang seluruh camat, kades, dan pj kades se-Kuansing di aula Polres Kuansing.

“Bapak dan ibu kades, pj kades dan camat tentu tahu. Ada keributan di kantor Bupati, karena ada pertemuan di sana yang kemungkinan disebabkan salah persepsi,” ujarnya.

Untuk menghindari asumsi lain, prasangka, dan fitnah dalam sebuah kegiatan, Kapolres Pangucap tidak mempersoalkan untuk mengundang polsek menjadi penengah dalam kegiatan itu. “Kalau membuat acara, silakan undang polsek untuk menjadi penengah dalam kegiatan itu,” katanya.

Pangucap yakin, orang Kuansing sebenarnya bersaudara satu sama lain. Karena itu, ukhuwah yang sudah dibangun lama jangan sampai hanya gara-gara hal sepele kemudian persahabatan putus.

“Kita ini bersahabat, kita ini berkawan, kita ini saudara. Saya tidak mau terjadi apa-apa sama saudara-saudara saya. Sama sahabat-sahabat saya ya. Jadi saya berharap, tunjukkan bahwa kita semua ini sebagai pelayan negara, kita ini netral. Bapak ibu boleh tidak netral, nanti di bilik suara,” ujarnya.

Kapolres menyebutkan, saat ini sudah memasuki masa tenang. Tinggal dua hari lagi melaksanakan pencoblosan. Dalam masa tenang ini, hindari kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan fitnah, yang bisa menimbulkan prasangka.

Kepala desa, pj kepala desa, lurah, menurut Kapolres adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Bila daerahnya masih ada yang terdampak banjir, Pangucap meminta segera berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu untuk mencari solusi dan TPS alternatif. Namun hari ini banjir sudah surut.

“Mudah-mudahan semua berjalan aman dan lancar,” sambung Pangucap.

Langkah yang diambil Kapolres Kuansing itu mendapat apresiasi KPU, Bawaslu, maupun Pabung (Perwira Penghubung) 0302 Inhu-Kuansing. Mereka semua sepakat, mengajak semua kepala desa, lurah dan camat untuk menjaga netralitas. “Tugas tetap dijalankan, tetapi sesuai dengan batas-batas kewenangan,” kata Ketua KPU Kuansing, Wawan Ardi.

Dalam pertemuan itu, Polres juga mengundang semua ketua tim pemenangan paslon, Wakil Ketua I DPRD Kuansing Satria Mandala Putra, Kajari Kuansing. Namun pertemuan itu tidak dilakukan tanya jawab.

“Inti pertemuan ini, mengajak menjaga netralitas dan jaga situasi dan kondisi keamanan menjelang pilkada yang tinggal dua hari lagi,” tegas Pangucap.(muh)

Editor : Rindra Yasin
#netralitas pilkada #alat negara #polres kuansing #kuansing