JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, gagasan “gentengisasi” yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri. Program tersebut merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam mendorong sektor pariwisata melalui penataan lingkungan dan tata kota.
Menurut Prasetyo, Presiden memandang pariwisata sebagai sektor strategis yang harus terus diperkuat, dengan kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai fondasi utama.
“Kalau kita lihat secara utuh, Bapak Presiden berpendapat bahwa salah satu sektor yang harus kita dorong adalah pariwisata,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).
Dalam konteks itu, Presiden memberikan perhatian khusus pada berbagai persoalan kebersihan dan estetika lingkungan yang masih menjadi tantangan di banyak daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan atap rumah berbahan seng.
“Di situ ada beberapa hal yang menjadi atensi beliau, baik dari sisi keindahan maupun kebersihan, di antaranya penggunaan atap berbahan seng. Termasuk juga persoalan sampah,” ucapnya.
Prasetyo menuturkan, arah kebijakan tersebut telah disampaikan Presiden dalam berbagai forum resmi, termasuk saat pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Ia menegaskan, inti dari gagasan tersebut merupakan ajakan Presiden kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperbaiki kualitas lingkungan. Editor : Arif Oktafian