BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Anggota DPRD Riau yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Nalladia Ayu Rokan melaksanakan kegiatan reses, menjemput aspirasi dari masyarakat di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Reses digelar di sejumlah titik di Kecamatan Rantau Kopar pada Jumat (13/2), kemudian di Kecamatan Tanah Putih pada Sabtu (14/2).
Di Kecamatan Tanah Putih, reses dilaksanakan di Kepenghuluan Sintong Bakti, setelah itu dilanjutkan ke Kepenghuluan Sintong Pusako dan berakhir di Kepenghuluan Sintong Makmur.
Dalam setiap reses yang dilaksanakannya, Anggota DPRD Riau Dapil Rohil ini selalu menyampaikan pentingnya kegiatan reses dilaksanakan sebagai wadah atau kesempatan bagi anggota dewan untuk bertemu dengan masyarakat dan menyerap aspirasi mengenai pembangunan. “Pelaksanaan reses dilakukan setiap tiga bulan, dan kesempatan ini hendaknya dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimiliki sebagai anggota dewan,” ujar Nalladia, Ahad (15/2).
Dirinya menyampaikan apresiasi dan terimakasih dengan kehadiran masyarakat pada semua titik dari kegiatan reses yang dilaksanakan. Bahkan meskipun ditengah siang yang cukup terik namun tak menyurutkan semangat konstituen untuk bertemu langsung dan berdialog dengan dewan yang tergolong sebagai legislator termuda di DPRD Riau tersebut.
Nalladia juga menyebutkan selain kegiatan reses sebagai ajang formil untuk menemui konstituen, pada dasarnya pihaknya selalu siap menerima aspirasi, masukan dari masyarakat mengenai khususnya untuk pembangunan di daerah kabupaten Rohil.
Sementara salah satu yang menjadi atensinya adalah apa yang disampaikan masyarakat di Kecamatan Rantau Kopar. Di mana masyarakat mengeluhkan belum adanya sekolah SMA Negeri di wilayah Kepenghuluan Sekapas.
Akibatnya siswa mesti menempuh perjalanan yang cukup jauh, untuk bersekolah di SMA yang ada di wilayah kecamatan itu.
“Masyarakat menyampaikan tidak ada sekolah SMA di Sekapas, akibatnya anak sekolah menempuh perjalanan cukup jauh setengah sampai satu jam, apalagi kalau sedang hujan dan jalan tak bisa dilewati,” ujar Nalladia.
Mengetahui hal itu pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk dapat menyikapi apa yang disampaikan masyarakat tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Masyarakat menyatakan siap mendukung pembangunan sekolah itu, dengan adanya lahan yang dihibahkan untuk di Sekapas sehingga diharapkan anak-anak nantinya tak lagi mesti jauh bolak-balik dari Sekapas ke Rantau Kopar karena ditakutkan juga adanya situasi yang membahayakan saat diperjalanan,” katanya.
Dia meminta Disdikbud Riau dapat meninjau ke lapangan dalam waktu dekat dan bisa merealisasikan harapan masyarakat tersebut.(fad)
Editor : Arif Oktafian