Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kejar Pendapatan dari Pajak Bahan Bakar hingga Alat Berat

Afiat Ananda • Selasa, 7 April 2026 | 12:15 WIB

 

Abdullah
Abdullah

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah (OPD) DPRD Riau mulai melakukan penelusuran terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Riau.  Langkah ini dilakukan guna menggali potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak.

Kegiatan ini difokuskan pada objek pajak yang dinilai belum maksimal kontribusinya, seperti Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), pajak air permukaan, serta pajak alat berat.

Ketua Pansus OPD DPRD Riau Abdullah menyampaikan,  timnya melakukan pencocokan data antara laporan perusahaan dengan kondisi riil di lapangan. “Kami ingin memastikan antara laporan yang disampaikan perusahaan dengan kondisi sebenarnya. Karena di lapangan sering ditemukan adanya perbedaan data,” ujar Abdullah, Senin (6/4).

Baca Juga: Pimpin Apel Perdana, Plt Sekda Rohul Gaungkan ASN Loyal Berintegritas, Tekan OPD Tuntaskan Pro-SN Tepat Waktu

Ia menjelaskan, verifikasi langsung ke lapangan menjadi langkah penting agar potensi pajak tidak terlewat. “Kalau hanya mengandalkan data di atas kertas, kita khawatir masih ada potensi yang belum tergali secara maksimal,” katanya.

Pansus juga menyoroti masih rendahnya pendapatan dari sek­tor pajak bahan bakar di Riau. Jika dibandingkan dengan daerah lain, angka yang diperoleh dinilai belum sebanding dengan aktivitas ekonomi yang ada. 

“Padahal aktivitas penggunaan bahan bakar di Riau cukup tinggi. Ini yang sedang kita telusuri, kenapa kontribusinya belum optimal,” tambahnya. 

Baca Juga: Ketua DPRD Riau Salurkan Sembako di Pondok Pesantren 

Menurutnya, apabila potensi tersebut dapat dimaksimalkan, maka pendapatan daerah dari sektor pajak akan meningkat signifikan. Hal yang sama juga berlaku untuk pajak air permukaan dan alat berat yang saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh sejumlah perusahaan. 

Tim Pansus menargetkan ratusan perusahaan untuk di sisir. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap guna memperoleh data yang akurat sekaligus mendo­rong kepatuhan wajib pajak. “Kami menargetkan ratusan perusahaan untuk diverifikasi. Ini dilakukan bertahap agar datanya benar-benar valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.(nda) 

 

Editor : Arif Oktafian
#sektor pajak #dprd riau #opd