Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pansus Dorong PT SPP Jadi Perseroda 

Hendrawan Kariman • Selasa, 28 April 2026 | 10:49 WIB
MEIZA NINGSIH. (JPG)
MEIZA NINGSIH. (JPG)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat fina­lisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Digelar di Ruang Badan Musya­warah, Senin (27/4), rapat pansus ini turut dihadiri pihak PT SPP, Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian Setdako Pekanbaru.

Ketua Pansus Meiza Ningsih menyampaikan, perubahan status menjadi Perseroda merupakan langkah strategis untuk mempercepat ekspansi bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru itu. 

Baca Juga: Ribuan Kader PAN Akan Penuhi Gelanggang Remaja

“Perubahan ini penting untuk mendorong percepatan ekspansi bisnis PT SPP. Dengan status Perseroda, ruang gerak perusahaan bakal lebih luas dibanding sebelumnya,” terangnya.

Meiza mengatakan, selama ini keterbatasan bentuk badan hukum menjadi salah satu kendala dalam pengembangan PT SPP. Maka, transformasi menjadi Perseroda diharap­kan mampu membuka peluang bisnis yang lebih besar dan fleksibel.

“Kalau tidak dilakukan perubahan, tentu ada banyak keterbata­san. Dengan menjadi Perseroda, PT SPP bisa lebih optimal dalam mengembangkan usaha ke depannya,” jelas Politisi PKS ini.

Baca Juga: DPRD Dukung Pembinaan Atlet Lewat Kejurda 

Pansus DPRD Pekanbaru pada rapat itu menekankan pentingnya dukungan penuh dari Pemko Pekanbaru dalam mendorong pe­nguatan bisnis PT SPP ke depan. Pansus melihat ada potensi pe­ningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada perusahaan tersebut.

Namun demikian, Pansus memberikan sejumlah catatan penting. Salah satunya soal kemandirian bisnis PT SPP. Perusahaan ini tidak boleh terus bergantung pada penyertaan modal dari APBD.

“Kita harapkan core business PT SPP bisa mandiri. Jangan terus bergantung pada APBD. Justru dengan perputaran usaha yang sehat, perusahaan ini harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” sebut Meiza.(end)

 

Editor : Arif Oktafian
#Meiza Ningsih #dprd kota pekanbaru #pt spp