Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PKB Kenang Perjuangan Gus Dur Melawan Diskriminasi  

jpg • Senin, 18 Mei 2026 | 12:12 WIB
Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar menyampaikan sambutan dalam Refleksi Waisak Nasional 2570 BE/2026 M di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, Banten, Ahad (17/5/2026). (JPG)
Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar menyampaikan sambutan dalam Refleksi Waisak Nasional 2570 BE/2026 M di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, Banten, Ahad (17/5/2026). (JPG)

 
BANTEN (RIAUPOS.CO) - Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya cinta kasih dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menghindari diskriminasi. Komitmen seperti ini yang dijunjung oleh mendiang Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat menjadi presiden.

Hal itu disampaikan Ha­lim dalam Refleksi Waisak Nasional 2570 BE/2026 M di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, Banten. Waisak tahun ini mengangkat tema Genta dan Lonceng Perdamaian. 

“Waisak adalah momentum suci yang memperingati tiga peristiwa agung, yakni kelahiran Pangeran Siddharta Gautama, tercapainya pencerahan sempurna oleh Sang Buddha, dan wafatnya Sang Buddha atau pari­nibbana. Tiga peristiwa ini mengajarkan umat manusia tentang kasih sayang, kebijaksanaan, serta jalan menuju perdamaian,” ujarnya, Ahad (17/5).

Baca Juga: DPRD Apresiasi Pemko Beri Beasiswa Penghafal Al-Qur’an 

Semasa berkuasa, Gus Dur berusaha keras memperjuangkan kebebasan beragama dan hak-hak umat Buddha serta etnis Tionghoa di Indonesia. Bagi Gus Dur umat beragama memiliki hak yang sama.

“Gus Dur mengajarkan bahwa negara harus hadir melindungi semua umat beragama tanpa diskriminasi. Beliau berpesan bagaimana kita bisa menginternalisasikan makna perdamaian kepada siapapun dan dimanapun. Dan pesan beliau yang patut kita kenang, jangan pernah tanya apa agamamu, tapi tanyalah apa kontribusimu bagi kemanusiaan,” imbuhnya.

PKB menaruh harapan besar dalam perayaan Waisak ini. Terutama dalam menyebarkan perdamaian.

Baca Juga: DPD Perindo Kuansing Buka Seleksi PAC Se Kuansing, Dimulai 18 Mei 2026

“Mewakili Gus Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum DPP PKB, kami keluarga besar PKB mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE atau tahun 2026 Masehi. Semoga berkah Waisak membawa perdamaian dan cinta kasih bagi kita semua dan bagi dunia, dan semoga semua makhluk berbahagia,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko mendukung konsistensi PKB yang setiap tahun menggelar perayaan dan refleksi Waisak bersama umat Buddha.

“Kami mengapresiasi PKB yang konsisten hadir bersama umat Buddha. Ini menunjukkan bahwa tole­ransi bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujar Ruby.

Baca Juga: 532 Ekor Ternak di Riau Sembuh dari PMK

Ia juga mengenang jasa besar Gus Dur bagi umat Buddha dan masyarakat Tionghoa di Indonesia. “Dulu orang tidak tahu apa itu Waisak, apakah libur atau tidak, tapi berkat Gus Dur orang jadi tahu bahwa Waisak adalah hari suci kami umat Buddha,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, DPP PKB turut menyerahkan bingkisan sembako kepada umat Buddha dan warga kurang mampu di sekitar klenteng. PKB juga menya­lurkan bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi warga kurang mampu jemaat Klenteng Boen Tek Bio.(jpg)

Editor : Arif Oktafian
#Abdul Halim Iskandar #dpp pkb #diskriminasi