Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Empat Mata di Istana

Tim Redaksi • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6/2026). (jpg)
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6/2026). (jpg)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla alias JK di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6). Dalam pertemuan empat mata tersebut, kedua­nya membahas berbagai isu strategis, mulai dari pe­ngua­tan swasembada energi hingga situasi perdamaian global.

Pertemuan itu berlangsung setelah JK lebih dulu mengajukan permohonan waktu bertemu beberapa hari sebe­lumnya. Dalam kesempatan tersebut, JK turut didampingi putranya, Solichin Kalla yang bergerak di sektor usaha.

Dalam pembicaraan itu, Jusuf Kalla menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung pembangunan energi hijau berskala besar di Indonesia. Menurutnya, penguatan sektor energi menjadi salah satu kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Demokrat Tolak Tuduhan Korupsi BGN

“Untuk meningkatkan ener­gi, kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada energi. Kita siap. Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA. Ini kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG,” kata JK.

JK menilai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen membutuhkan pasokan energi yang memadai dan berkelanjutan. Karena itu, ia menyebut Presiden Prabowo mendukung percepatan pembangunan energi nasional, terutama yang berbasis energi hijau.

“Karena itu Bapak Presi­den setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy, untuk menjadi bagian dari pembangunan nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh Bapak Presiden sampai 8 persen, yang sekarang 5-6 persen. Karena itu butuh energi yang kuat seperti itu,” ujar JK.

Baca Juga: DPRD Jemput Bola ke Perusahaan Bersama Tim Yustisi 

Selain membahas energi, pertemuan tersebut juga menyinggung isu perdamaian internasional di sejumlah kawasan yang tengah menghadapi konflik dan ketegangan politik. “Seperti di Thailand, Afghanistan dan Paskistan. Itu yang kita bicarakan tadi seperti itu,” pungkasnya.(gem)

Laporan JPG, Jakarta

Editor : Arif Oktafian
#prabowo subianto #jusuf kalla #istana kepresidenan