Pemilihan 12 Kepala Desa di Meranti Dimulai 

Wira Saputra • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:15 WIB
Seorang warga Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti saat memasukkan surat suara pada pemilihan kepala desa setempat, Kamis (8/10/2026). (wira saputra/riau pos)
Seorang warga Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti saat memasukkan surat suara pada pemilihan kepala desa setempat, Kamis (8/10/2026). (wira saputra/riau pos)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 digelar di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/10). Sejauh pemantauan pemerintah daerah dan aparat keamanan, proses pemungutan suara berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Pilkades kali ini. Ratusan personel kepolisian diterjunkan bersama Linmas dan Babinsa untuk mengantisipasi gangguan keamanan, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki jumlah pemilih cukup besar.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pengamanan tidak berhenti pada proses pencoblosan dan penghitungan suara. Polisi akan terus mengawal tahapan Pilkades hingga kepala desa terpilih dilantik.

Baca Juga: Disparpora Diminta Lebih Peka Gali Potensi Wisata 

“Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing-masing TPS,” ujarnya. 

Menurutnya, langkah pencegahan potensi konflik telah dilakukan sebelum hari pemungutan suara. Salah satunya melalui cooling system yang berlangsung hampir tiga bulan, dengan peningkatan intensitas selama dua bulan terakhir.

Petugas juga mendatangi sejumlah tempat ibadah dan lingkungan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengingatkan warga agar tidak terprovokasi oleh perbedaan pilihan.

Baca Juga: Pilkades Serentak Rohul, Tiga Desa Masih Calon Tunggal 

“Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat-tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas,” katanya.

Bupati Kepulauan Meranti  H Asmar juga turun memantau langsung sejumlah TPS. Dalam pemantauan tersebut, Asmar meminta masyarakat menjaga situasi tetap kondusif, terutama setelah pencoblosan dan memasuki tahapan penghitungan suara.

“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Asmar.

Baca Juga: Tim TAPD Inhu Konsultasi ke Pemprov  

Asmar bersama unsur Forkopimda memantau tiga TPS yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat. Lokasi pertama yakni TPS 04 Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. TPS tersebut tercatat memiliki 798 pemilih.

Pemantauan kemudian dilakukan di TPS 02 SMU Al-Muawanah. Sebanyak 795 pemilih tercatat dalam daftar pemilih di TPS tersebut. Pilkades di lokasi itu diikuti tiga calon, yakni M Yasir nomor urut 1, Amri nomor urut 2 dan Muhammad Ismun nomor urut 3.(wir)

 

Editor : Arif Oktafian
pemilihan kepala desa Pilkades Meranti 2026 kepulauan meranti