Asap Kiriman Berdampak pada Kesehatan Masyarakat 

Monang Lubis • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 10:40 WIB
indra gunawan. (JPG)
indra gunawan. (JPG)

SIAK (RIAUPOS.CO)- Hampir sebulan Kabupaten Siak tidak ada titik api, tapi kabut asap semakin hari semakin pekat. Dampaknya sangat luar biasa bagi masyarakat.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, sudah berkoordinasi dengan Kalaksa BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara terkait kabut asap ini. Menurutnya, kabut asap ini kiriman dari provinsi tetangga. 

Hal ini perlu ada solusi, karena dampaknya terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Siak. Anak sekolah belakangan mesti mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca Juga: Terima Aspirasi 1,2 Juta Anggota Satlinmas Dasco Langsung Telepon Mendagri

“Meski sayangnya anak anak PJJ, tapi sebagian tetap bermain di sekitar rumah,” kata  Indra Gunawan.

Tolonglah kepada guru dan orangtua anak-anak tak bermain di luar, sebagai langkah anak terpapar langsung bahaya asap ini.

Dan yang tak kalah penting bagi lansia, Ibu kamil dan mereka yang memiliki riwayat penyakit sesak napas. “Segera konsultasi ke dokter atau ke pelayanan kesehatan terdekat jika merasa mulai merasakan plu dan batuk,” pesan Indra Gunawan.

Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Kalah dari KDM, Anies, AHY, hingga Gibran

Kemarin sempat menipis, kini kembali pekat. Semua pihak mesti peduli dalam menjaga kesehatan untuk terhindar dari dampak kabut asap ini.

Silakan beraktivitas di luar ruangan,  namun tetap kenakan masker. Sebab angka penderita ISPA, sesuai data dari Diskes ada peningkatan. 

Setiap pagi sampai senja, Ketua Indra Gunawan melihat asap menyelimuti Kabupaten Siak. Perlu solusi konkret dalam mengatasi hal ini.

Baca Juga: Asap Kiriman Berdampak pada Kesehatan Masyarakat 

Mari terus menjaga untuk tidak membakar saat membersihkan kebun, sehingga tak ada lagi karhutla di kabupaten tercinta.(mng)

Editor : Arif Oktafian
kabupaten siak kabut Asap indra gunawan