JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan Presiden Prabowo Subianto sebagai petahana akan kalah dengan beberapa nama lain jika pemilihan presiden (pilpres) dilaksanakan saat ini.
Dalam survei 1-10 Oktober 2026 terhadap 1.213 responden secara acak itu, elektabilitas sejumlah tokoh seperti Dedi Mulyadi (KDM), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bahkan Wapres Gibran Rakabuming Raka Jauh meninggalkan Prabowo.
Peneliti SMRC Saidiman Ahmad menyampaikan bahwa dalam simulasi semi terbuka, responden diberi daftar 24 nama tokoh dan boleh menuliskan nama lain di luar daftar tersebut.
Baca Juga: Terima Aspirasi 1,2 Juta Anggota Satlinmas Dasco Langsung Telepon Mendagri
Hasilnya, Presiden Prabowo hanya mendapat dukungan 9,8 persen. Bersaing ketat dengan Anies Baswedan pada angka 10,3 persen dan Gibran Rakabuming Raka dengan raihan 8,4 persen.
”Dedi Mulyadi (KDM) jauh meninggalkan semuanya dengan 35,5 persen,” kata Saidiman dalam keterangan resminya pada Sabtu (17/10).
Yang juga mengejutkan, kata dia, simulasi head to head Prabowo dengan KDM mencatatkan angka 69,3 persen untuk KDM. Sementara Prabowo hanya mendapat 18,8 persen dukungan.
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Kalah dari KDM, Anies, AHY, hingga Gibran
Sementara, pada simulasi tiga nama, yakni, Prabowo, Gibran, dan AHY, Prabowo bahkan tertinggal dari Gibran yang mendapat dukungan 29,7 persen serta AHY 28,2 persen.
SMRC mencatat Prabowo hanya mendapat dukungan 22,7 persen dalam skema itu. Sementara, sisa 19,4 persen responden tidak menjawab.
“Gibran dan AHY bersaing ketat satu sama lain, tetapi keduanya sama-sama unggul atas Prabowo. Tanpa Dedi pun, sang petahana tertinggal dari 2 politisi yang jauh lebih muda,” ujarnya.
Baca Juga: Kepedulian Terhadap Korban Karhutla Tak Bisa Ditawar
Menurut Saidiman, hasil survei dengan margin of error lebih kurang 2,9 persen itu menunjukkan bahwa publik secara umum memang sudah tidak menginginkan Prabowo kembali terpilih dalam pilpres.
“Persoalannya bukan semata karena muncul figur yang sangat cemerlang. Ketika figur itu disingkirkan dari simulasi pun, Prabowo tetap tertinggal,” ungkap dia.
Dalam survei pada Februari-Maret lalu, kata Saidiman, Prabowo masih unggul dengan angka 50,5 persen dan KDM 42,6 persen.(jpg)
Editor : Arif Oktafian