Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kampar Banjir Durian, Ayo Wisata Agro

Redaksi • Senin, 28 November 2011 | 10:07 WIB
Laporan BUDDY SYAFWAN, Pekanbaru  buddy-syafwan@riaupos.com

Bagi anda pecinta durian, saat ini sepertinya waktu yang telat untuk memanjakan selera untuk biasa menikmati durian kampar yang terkenal lezat dan gurih.

Di sepanjang ruas Jalan Pekanbaru-Bangkinang, mulai dari Kecamatan Tambang hingga ke Kecamatan Kampar, ratusan masyarakat mulai menjajakan durian khas Riau yang rasanya sangat manis dan legit itu.

‘’Sudah sepekan ini buah turun dari kebun bang. Sekarang buah yang ada di pinggir jalan memang rata-rata dari kebun-kebun durian masyarakat yang ada di beberapa desa di Kabupaten Kampar ini,’’ ungkap Umi, salah seorang pedagang.

Hal yang sama juga diungkapkan Abubakar, salah seorang tokoh petani di Kampar. Meski belum semua kebun dipanen, namun,sudah banyak yang menjual.

‘’Perkiraannya, puncaknya sekitar minggu depan hingga sebulan ke depan,’’ ungkap petani yang sudah sering mengikuti sejumlah iven pelatihan pertanian di beberapa daerah itu.

Abubakar bahkan mengundang masyarakat untuk berkunjung ke Kampar saat ini. ‘’Ya, boleh berkelompok, keluarga, kita undang masyarakat untuk menikmati durian Kampar ini. Khusus di Tambang, sekarang sudah mulai,’’ paparnuya.

Namun, bila khusus ingin mendapatkan durian terbaik, ia mengundang untuk datang ke lokasi pertaniannya di Desa Pulau Balam Kecamatan Tambang, tepat di pinggir jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang.

‘’Kebun kita banyak, jadi kalau buah habis, masih bisa kita bawakan ke kebun-kebun di sekitar. Kita hanya ingin mengajak masyarakat untuk meramaikan musim durian kali ini,’’ lanjutnya.

Pantauan Riau Pos, harga jual durian kampar di sepanjang ruas jalan ini cukup variatif, mulai dari Rp10.000 hingga Rp30.000 per buah. ‘’Tergantung besar kecilnya, bisa ditawar,’’ ungkap pedagang lainnya.

Selain durian kampar, saat ini petani lokal juga sedang menunggu musim durian montong. ‘’Kalau montong kemungkinan dalam sebulan ke depan, biasanya selepas musim panen durian lokal. Jadi dalam beberapa bulan ini, durian banyak di Kampar,’’ imbuh Abubakar.***

Editor : RP Redaksi