Balapan Liar Tidak Tertanggulangi di Baganbatu
Redaksi • Rabu, 9 Oktober 2013 | 09:46 WIB
BAGANBATU (RP) - Aksi balapan liar yang kerap terjadi di Jalan Sudirman Kota Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah semakin meresahkan.
Tak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan tapi rawan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Warga, terutama yang tinggal di tempat yang dekat dengan jalan mengaku cemas dengan bahaya yang bisa terjadi setiap waktu, apalagi aksi balapan liar ini terjadi pada malam Kamis dan Ahad, setiap pekannya.
‘’Biasanya saat orang istirahat pukul 23.00 WIB ke atas, meski sudah kerap ditegur namun sekelompok pembalap liar tersebut tetap saja tidak mengindahkannya. Padahal, mereka balap-balapan,’’ kata Romi (35) salah seorang warga, Selasa (8/10).
Situasi ini katanya jelas sangat mengganggu warga apalagi warga tidak berani bertindak lebih jauh karena umumnya para remaja itu adalah warga Kota Baganbatu sendiri.
‘’Ya kalau mereka berbuat yang tidak-tidak itu sama saja mencari masalah, karena mereka kebut-kebutan saja sudah menyalahi aturan,’’ katanya.
Warga lainnya, Gunawan juga memprotes atas ulah sekelompok pemuda pembalap liar tersebut.
Menurut dia selain mengganggu ketenteraman warga, terutama pada malam hari, aksi ugal-ugalan balapan motor ini juga sangat berpotensi terjadinya kecelakaan.
‘’Sebenarnya warga sudah berkali-kali meminta pihak terkait untuk tanggap dan segera mengambil tindakan tegas. Akan tetapi, sekarang mereka muncul lagi,’’ kesal Gunawan.
Walaupun sudah ada yang pernah terjaring polisi, lanjutnya lagi namun sampai saat ini hal tersebut tetap tidak membuat para pembalap liar jera.
‘’Maunya setiap sepeda motor yang terjaring pada saat balapan liar itu jangan langsung dilepaskan, melainkan tahan sampai sebulan dan jika ingin dikeluarkan harus didampingi oleh orang tuanya masing-masing,’’ kata Gunawan.
Berdasarkan informasi diketahui aksi balap-balapan liar itu sendiri selalu didominasi oleh para pemuda yang masih menyandang predikat pelajar. Dan selain itu, setiap kali balapan para pemuda ini selalu membuat pasar taruhan sendiri.
Diduga tingginya taruhan dan pasar yang ada, membuat aksi balapan tersebut terus berlangsung sejak lama.
Mereka sulit ditangkap karena sebelum ada razia kerap bocor dan pelaku balapan liar yang piawai memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi berhasil meloloskan diri.
Selain itu untuk menghindari dari tertangkap, mereka juga bisa mengalihkan rute balapan dari satu jalan ke jalan yang lainnya di Baganbatu.(fad)
Editor : RP Redaksi