Mayat Wanita Paruh Baya Ditemukan di Parit Proyek
Redaksi • Kamis, 7 November 2013 | 09:36 WIB
LANGGAM (RP)- Warga Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan mendadak heboh. Pasalnya, telah ditemukan sesosok mayat perempuan paruh baya yang diketahui memiliki nama Sidiati Zebua (46) di dalam sebuah parit galian proyek box culvert tepatnya di dekat Puskesmas Kecamatan Langgam, Rabu (6/11) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kuat dugaan wanita yang merupakan warga RT 02 RW 04 Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini, meninggal dunia akibat mengidap penyakit paru-paru yang telah lama dideritanya.
Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriadi ketika dikonfirmasi Riau Pos, Rabu (6/11) melalui Kapolsek Subsektor Langgam Iptu Rafiqi membenarkan adanya penemuan sesosok mayat seorang wanita yang tenggelam dalam sebuah parit galian proyek box culvert tepatnya di dekat Puskesmas Kecamatan Langgam.
“ Ya, setelah dilakukan visum oleh tim medis Puskesmas Kecamatan Langgam oleh dr Nasril, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan setelah pihak keluarga korban mendapat laporan, mereka menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian keluarganya setelah dibuat pernyataan dan korban langsung dikebumikan,” terang Kapolsek Subsektor Langgam, Iptu Rafiqi.
Dijelaskannya, bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Sudung Butar-Butar (38) salah seorang pekerja box culvert saat dirinya bersama rekannya hendak melakukan pengerjaan kegiatan box culvert dengan cara mengeringkan air terlebih dahulu, Rabu (6/11) sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun, saat air tersebut mulai tampak mengering, Sudung melihat sesosok mayat perempuan yang tampak terbujur kaku di dalam parit tersebut.
“Kemudian, Sudung memberitahukan penemuan mayat tersebut kepada rekannya bernama Santoso Jamin (36). Dan setelah memberitahukan kepada warga lainnya yang mulai berdatangan, kedua saksi mata ini langsung mengangkat mayat tersebut ke atas jalan,” bebernya.
Setelah korban diangkat ke atas jalan, sambung Iptu Rafiqi, kemudian korban dibawa oleh warga ke Puskesmas Kecamatan Langgam untuk dilakukan visum oleh dr Nasril.
“Dan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” paparnya seraya menyebutkan warga langsung melaporkan penemuan mayat itu kepada pihak keluarga korban dan Polsek Subsektor Langgam.
Ditambahkannya, bahwa berdasarkan keterangan anak korban bernama Reli Megasakti (20), ibunya telah lama menderita penyakit paru-paru yang sudah sangat parah.
“Sedangkan pada Rabu (6/11) subuh sekitar pukul 06.00 WIB, anak laki-laki korban bernama Yulikus Sakti (16) pelajar SMA meminta ibunya untuk membelikan bensin sepeda motornya untuk berangkat ke sekolah.(amn)
Editor : RP Redaksi