TNBT Berhasil Tingkatkan Populasi Harimau Sumatera
Redaksi • Sabtu, 25 Januari 2014 | 11:45 WIB
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) berhasil meningkatkan populasi harimau sumatera.
Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi taman nasional yang dibentuk tahun 1995 ini atas upayanya selama ini.
Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2012 populasi hewan yang dilindungi tersebut hanya berjumlah 25 ekor.
Namun, pada tahun 2013 ini, jumlah hewan karnivora ini meningkat menjadi 40 ekor.
‘’Berdasarkan hitungan per triwulan ketiga di tahun 2013 sudah meningkat dari 25 ekor menjadi 40 ekor,’’ ujar humas TNBT Jufri, Jumat (24/1).
Menurutnya, pemerintah pusat sebelumnya menargetkan kepada TNBT untuk populasi harimau sumatera mencapai 6 persen. Namun, dengan prestasi yang diraih ini, TNBT mendapatkan penghargaan terbaik se-Indonesia dari Kementerian Kehutanan.
Untuk penghitungan populasi harimau tersebut sambungnya, pihaknya menggunakan dan memasang kamera trap di sejumlah lokasi lintasan harimau dalam kawasan TNBT.
Sehingga jumlah harimau sumatera dapat terpantau melalui perbedaan belang dari setiap hewan pemangsa tersebut.
Diakuinya, hewan yang terancam punah ini menjadi ikon dari TNBT. ‘’Untuk saat ini TNBT masih fokus dalam perlindungan harimau sumatera. Namun tidak berarti hewan lainnya tidak dilakukan perindungan populasinya,’’ ungkapnya.
Lebih jauh disampaikannya, dikawasan TNBT juga memiliki berbagai jenis populasi hewan l;ainnya, seperti siamang, beruang madu, kuaw dan berbagai jenis burung, kancil, tapir dan jutaan flora. Bahkan diantaranya terdapat raflesia hanelti atau biasa disebut raflesia muka harimau.
Namun demikian, dalam melestarikan keberbagai hewan yang dilindungi itu masih terdapat berbagai masalah yang sering terjadi di TNBT. Di mana, masalah utamanya adalah masih maraknya perambahan hutan.
‘’Meskipun belum dalam jumlah yang besar, namun tentunya dikhawatirkan jika terus terjadi yang pada akhirnya TNBT akan menjadi terganggu,’’ terangnya.(kas)
Editor : RP Redaksi