Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sampah di Pasar Cik Puan Belum Teratasi

Prapti Dwi Lestari • Senin, 1 Januari 2024 | 10:38 WIB
Sebanyak kurang lebih 100 ton sampah mengubah bangunan terbangkalai Pasar Cik Puan menjadi lautan sampah.
Sebanyak kurang lebih 100 ton sampah mengubah bangunan terbangkalai Pasar Cik Puan menjadi lautan sampah.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak kurang lebih 100 ton sampah mengubah bangunan terbangkalai Pasar Cik Puan menjadi lautan sampah. Hingga Ahad (31/12), sampah masih berserakan di bangunan pasar yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru berjanji akan menangani tumpukan sampah di Pasar Cik Puan yang setiap harinya kian menggunung.

Plt Kadis DLHK Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut kepada Riau Pos, Ahad (13/12), mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengerukan dan pengangkutan terhadap seluruh sampah yang ada dibangun pasar tradisional di Kota Pekanbaru itu.

Baca Juga: Banjir Pekanbaru Makan Korban, Remaja 13 Tahun Dilaporkan Terseret Arus, Sampai saat Ini Belum Ditemukan

Meskipun sudah dilakukan pengakuan dengan menggunakan satu mobil truk, namun proses pembersihan tumpukan sampah

yang ada di bangunan pasar itu tidak dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan kendaraan.

”Sebenarnya itu sudah diangkut tapi hanya satu mobil, tapi memang kondisinya tidak maksimal,” katanya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun Pantau Malam Pergantian Tahun di Pospam Purna MTQ

Ingot juga memperkirakan ada sebanyak 100 ton lebih tumpukan sampah yang bukan hanya terdiri dari limbah dari pedagang pasar tatapi juga warga sekitar yang memang menjadikan bagian belakang bangunan pasar Cik Puan sebagai tempat pembuangan sampah yang setiap hari selalu dilakukan pengangkutan oleh armada milik pihak ketiga.

”Itu sekitar 30 mobil atau 100 ton sampah. Tapi kita akan lakukan pembersihan secara bertahap dan mulai besok tim pengangkutan juga akan kembali melakukan pembersihan di sana,” tambahnya.

Ingot juga meminta kepada masyarakat agar tertib dalam melakukan proses pembuangan sampah. Agar tumpukan sampah yang ada tidak berserakan hingga menutupi saluran air yang ada di sekitarnya.

Baca Juga: Sampaikan Imbauan Keselamatan Lalu Lintas, Polantas Pekanbaru, Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai

”Kami minta sama masyarakat atau pedagang membuang sampah itu tepat pada waktunya, jangan berserakan karena kalau sudah masuk ke saluran air sudah akan menjadi bencana baru yaitu banjir. Ini yang kita antisipasi dan kalau masyarakat buang di luar jam yang telah ditentukan makan akan kami berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan Riau Pos di lokasi, masih tampak lautan sampah yang didominasi sampah plastik, kayu, triplek dan limbah sayuran serta perabot rumah tangga lainnya yang dibuang di bagian belakang bangunan Pasar Cik Puan.

Bahkan lebih dari 20 meter luas tumpukan sampah yang masih mengeluarkan aroma bau yang tidak sedap akibat banyaknya tumpukan sampah basah di bangunan pasar itu.

Setiap pengendara motor atupun pejalan kaki yang melintas, mereka harus menutupi saluran pernapasan agar tidak terlalu tercium bau busuk yang menyengat.

Baca Juga: 2.900 Warga Pekanbaru Derita HIV/AIDS

Saluran air yang berada didekat kantor milik Pemerintah Kota Pekanbaru juga ikut ditutupi oleh tumpukan sampah yang disertai belatung serta lalat hijau yang kerap menyebabkan penyakit.

Salah seorang pedagang Rosmaini mengaku sudah banyak pedagang dan masyarakat mengeluh dengan banyaknya tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Apalagi tak hanya pedagang dan warga sekitar pasar saja yang membuang sampah disana. Namun para oknum pembuang sampah lainnya yang menggunakan becak motor serta mobil pickup juga membuang sampah di bangunan pasar yang terbengkalai itu sehingga gunung sampah sudah hampir menutupi seluruh bangunan pasar yang terbengkalai.

”Kalau pedagang dan masyarakat tak mungkin sebanyak ini paling dua kali truk pengangkut sampah datang sudah selesai. Kalau ini mau 10 kali pun tak juga selesai diangkut karena yang buang itu pakai mobil juga, jadi mana lah terselesaikan masalah sampah ini,” ujarnya.

Baca Juga: Usai Salat Berjemaah, Polresta Pekanbaru Sampaikan Pesan Pemilu Damai

Ia berharap pemerintah bisa segera mengangkat semua sampah yang bertumpukan di bangunan Pasar Cik Puan itu, karena sudah sangat menganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar serta pedagang.

”Sudah tak nyaman kami di sini. Kalau hujan bau busuk itu menyeruak kemana-mana tak nyaman lah kita beraktifitas baik makan ataupun lainnya. Kami pun butuh ketenangan juga dalam mencari uang kalau seperti ini tak jualan kami karena pembeli tak mau datang setelah mencium aroma tidak sedap ini,” tuturnya.


Editor : RP Arif Oktafian
#dlhk pekanbaru #Sampah #pekanbaru #pasar cik puan