Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kabar Duka, Anaknya Meninggal Dunia, M Adil Diizinkan Ziarah Makam

Hendrawan Kariman • Rabu, 3 Januari 2024 | 20:15 WIB

Bupati Nonaktif Kepulauan Meranti Muhammad Adil, beberapa waktu lalu.
Bupati Nonaktif Kepulauan Meranti Muhammad Adil, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Terdakwa perkara tindak pidana korupsi (tipikor) gratifikasi, Bupati Nonaktif Kepulauan Meranti Muhammad Adil, mendapat kemalangan. Anak perempuannya meninggal dunia karena sakit, Rabu (27/12/2023) lalu.

Namun dirinya tidak bisa langsung keluar dari tahanan Rutan Pekanbaru. Adil baru mendapatkan izin hampir sepekan kemudian pada Selasa (2/1/2024). Anak perempuan Adil yang cukup lama menderita sakit dimakamkan di Selat Panjang, Kepulauan Meranti.

Penasehat Hukum Adil, Boy Gunawan, membenarkan bahwa kliennya itu keluar dari rutan. Adil hanya punya waktu 1x24 jam untuk menyeberang, berziarah ke makam dan kembali ke Pekanbaru.

''Iya, sekarang beliau sudah berada di rutan lagi, dapat izin cuma sehari. Berangkat pagi dan malam kemarin sudah sampai di rutan,'' kata Boy Gunawan, Rabu (3/1/2024).

Adil, menurut Boy Gunawan, mendapat izin dari Pengadilan Tinggi Riau suhubung perkaranya yang banding. Dengan menyewa kapal, Adil dikawal petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama perjalanan ulang-aliknya Pekanbaru-Selat Panjang dan Selat Panjang-Pekanbaru.

Adil sendiri menyatakan banding dan telah mendaftarkan perkaranya di Pengadilan Tinggi Riau. Seperti diberitakan sebelumnya, Adil diputus hukuman 9 tahun penjara di Pengadilan Negeri Pekanbaru atas tiga dakwaan tipikor gratifikasi. Usai mendengar putusan, Adil secara langsung menyatakan akan banding.

Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#adil ziarah makam #m adil #kepulauan meranti #anak adil meninggal #Korupsi Bupati Kepulauan Meranti