PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II khususnya yang melintasi Provinsi Riau bakal dilanjutkan pekerjaan pembangunannya pada 2024 ini.
Salah satu skala prioritas yang bakal disambungkan adalah Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, bagian Jalan Tol Pekanbaru-Rengat yang juga disebut Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru.
Jalan Tol Lingkar Pekanbaru dengan total panjang 30,57 km ini akan dibagi tiga seksi pembangunan.
Nantinya, pengendara tidak perlu lagi keluar tol bagi yang melewati Tol Pekanbaru-Dumai, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, dan Tol Pekanbaru-Rengat jika sudah tuntas keseluruhan.
Jalan Tol Ruas Rengat-Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru ini terdiri dari Seksi 1 Interchange atau Simpang Susun (SS) Bypass Pekanbaru-SS Siak sepanjang 11,47 km.
Kemudian Seksi 2 SS Siak-SS Rimbo Panjang sepanjang 13,4 km, dan Seksi 3 SS Rimbo Panjang-Junction Pekanbaru sepanjang 5,7 km.
BUMN ini mengeklaim telah mencatatkan progres signifikan terhadap sejumlah ruas tol sirip atau feeder yang berada di Provinsi Riau dan Sumatera Barat.
Dijelaskan, per 15 Desember 2023 kemarin, progres konstruksi dan pengadaan lahan jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang (STA 0-9 km) sudah mencapai 100 persen.
Kemudian pengerjaan konstruksi jalan Tol Bangkinang–Pangkalan Tahap I (Bangkinang–XIII Koto Kampar) sepanjang 24,7 km mencapai 94,18 persen, dengan progres pengadaan lahan sebesar 99,08 persen.
Kegiatan penandatangan berlangsung di Gedung Bina Marga, Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta.
Terkait jalan lingkar Tol Pekanbaru, maka ke depan Provinsi Riau bakal menjadi episentrum Sumatera ketika JTTS terkoneksi untuk keseluruhan provinsi, karena akan menghubungkan tiga ruas JTTS ini.
Sejak dibuka secara fungsional ruas Tol XIII Koto Kampar telah sukses membantu masyarakat menjalani libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah Volume Lalu Lintas (VLL) yang melewati Ruas Tol Fungsional Bangkinang-XIII Koto Kampar sebanyak 12.649 kendaraan.(egp/bay)