Dalam kesempatan itu, Kapolda turut serta membawa sejumlah Pejabat Utama (PJU). Seperti Dirlantas Kombes Pol Taufiq Lukman serta beberapa PJU lainnya. Saat ini, kondisi debit air di lokasi sudah mencapai 1 meter lebih.
Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyampaikan intensifitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan sungai di sekitar jalan meluap. Di tambah lagi dengan kondisi Jalan Lintas Timur ini sangat berdekatan sekali dengan Sungai Kampar.
"Maka dari itu, apabila terjadi luapan Sungai Kampar yang besar, maka cepat sekali Jalan Lintas Timur ini terendam banjir," ungkap Kapolda.
Dikatakan dia, lokasi genangan air yang paling parah di Jalan Lintas Timur adalah Km 83. Kedalaman air di sana mencapai 1,2 meter. Kondisi ini sudah tidak bisa lagi untuk dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil kecil.
"Melihat kondisi seperti ini, tentu harus dilakukan upaya maksimal. Terutama kepada pengguna jalan jangan sampai terjadi kemacetan. Oleh karena itu, strategi yang akan dilakukan adalah berupa rekayasa lalulintas," sebut Irjen Iqbal.
Kapolda juga mengatakan rekayasa arus lalu lintas yang akan dilakukan adalah pola pengalihan arus lalu lintas, pola buka tutup. Sedangkan untuk pola buka tutup arus lalu lintas ini akan dilakukan maksimal 1 jam sekali, bisa juga 30 menit sekali.
"Berhubung jalan Lintas Timur ini digenangi banjir, jadi tidak mungkin dilakukan arus lalu lintas dua arah. Kita akan dilakukan berbagai macam upaya untuk kepentingan masyarakat banyak," tambahnya.
Dalam waktu dekat kondisi ini akan dilakukan rapat langsung dengan Gubernur Riau. Guna mengantisipasi segala macam kemungkinan yang akan terjadi di tengah-tengah tingginya curah hujan pada saat sekarang ini.
Kapolda Riau juga mengimbau kepada pengguna jalan kendaraan truk besar, diharapkan bisa kerja sama dengan petugas yang bertugas mengatur lalu lintas. Bahwa petugas di lapangan 24 jam, melakukan tugas dan pelayanan untuk mengatur lalulintas dan keamanan para pengguna jalan.
"Tekad kami adalah akan terus melakukan upaya-upaya pelayanan kepada masyarakat. Sehingga upaya rekayasa lalu lintas tidak terkendala dan menimbulkan kemacetan," sebutnya.
Terakhir Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal mengatakan yang harus di perhatikan adalah masyarakat yang terdampak banjir. Masyarakat yang rumahnya sudah terendam banjir, agar segera melakukan pengungsian ketempat yang lebih aman.
Editor : RP Rinaldi