PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tingginya curah hujan dan pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang Kampar membuat banjir di Kabupaten Pelalawan tak kunjung surut.
Bahkan, Jumat (12/1), tinggi permukaan air yang menggenangi sejumlah badan jalan di tujuh kecamatan kembali makin parah dan mengalami peningkatan.
Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SH SIK didampingi Kasat Lantas, AKP Akira Ceria SIK MM memaparkan, kondisi banjir di Jalintim Km 75-84 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, semakin parah dan ketinggian air terus meningkat hingga mencapai 1,5 meter, Jumat (12/1).
Kondisi tersebut telah menyebabkan banyak kendaraan besar yang terjebak di tengah banjir, termasuk masyarakat yang ikut di dalam mobil jasa angkut kendaraan penyeberangan atau towing. “Ya, banyak truk yang terjebak di dalam banjir karena mogok akibat air yang merendam badan jalintim terus bertambah,’’ ujarnya. Editor : RP Arif Oktafian