PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari. Helat pesta demokrasi 5 tahunan ini menjadi momentum yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Guna memastikan kesiapan pelaksanannya di Provinsi Riau, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mendatangi langsung pulau terluar yang ada di Bumi Lancang Kuning.
Tak sendirian, Irjen Iqbal datang melakukan pengecekan bersama Danrem 032/Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan serta Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi. Tiga jenderal ini terbang dari Pekanbaru dengan helikopter menuju dua pulau.
Pertama, rombongan mendatangi Pulau Burung di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Di sana Kapolda bersama Danrem dan Danlanud, mengecek persiapan TPS yang ada.
Kemudian rombongan bertolak ke Pulau Rangsang, di Kabupaten Kepulauan Meranti. Di pulau yang bertetangga dengan Johor, Malaysia ini, Kapolda juga turut melakukan pengecekan TPS.
Dalam paparannya, Kapolda Irjen Iqbal menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam Pemilu.
"Saya harapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari mendatang," ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya menjaga keamanan masyarakat.
"Hak konstitusional berada di tangan masyarakat, maka gunakanlah hak pilihnya sesuai dengan hati nurani. Jangan percaya hoaks, pilihan boleh beda tapi keamanan dan Persatuan warga harus tetap terjaga," tegasnya.
Kunjungan ke Pulau Rangsang dan Pulau Burung tersebut, ditegaskan Kapolda menjadi bukti nyata komitmen aparat kepolisian dalam memastikan jalannya Pemilu yang aman dan berlangsung dengan lancar.
Baca Juga: Di Car Free Day, Kompol Alvin Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai
Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk forkopimda dan masyarakat, diharapkan Pemilu 2024 akan menjadi ajang demokrasi yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara.
"Saya juga berpesan mari bersama-sama kira wujudukan pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai. Kita jaga kamtibmas, jangan sampai terbelah hanya karena berbeda pilihan," pesannya.
Laporan: Afiat Ananda
Editor : M. Erizal