Salah satu cara berpamitan yang dilakukan Gubri Edy Natar yakni dengan memasang baliho di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Pekanbaru. Melalui media baliho tersebut, Gubri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau. Selain pamit dan menyampaikan permohonan maaf, Gubri Edy Natar Nasution juga menitip pesan ke masyarakat Riau, khususnya umat Islam agar jangan meninggalkan salat berjamaah.
Adapun isi baliho tersebut yakni "Gubri Edy Natar Nasution Pamit, maaf atas kekurangan selama saya memimpin Riau. Jangan tinggalkan salat berjamaah".
"Iya saya pesan kepada masyarakat program Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) jangan sampai putus, dan terus salat 5 waktu berjamaah di masjid. Percayalah dengan kita salat berjamaah, khususnya subuh maka apapun urusan kita akan dimudahkan Allah SWT," ungkap Gubri Edy Natar Nasution, Kamis (15/2).
Untuk diketahui, memang selama ini Gubri Edy Natar menggalakan salat berjamaah melalui Gerakan Shalat Subuh Berjemaah (GSSB). Setidaknya sampai saat ini GSSB sudah 181 kali dilakukan masjid-masjid 12 kabupaten/kota se-Riau. Tak hanya itu, Gubri Edy Natar juga sempat mengeluarkan surat imbauan salat berjamaah 5 waktu di masjid.
Editor : RP Rinaldi