PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Riau yang bertumbangan kembali bertambah.
Jika sebelumnya ada 141 petugas KPPS yang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, per hari Jumat (16/2/2024) jumlah petugas KPPS yang bertumbangan bertambah menjadi total 209 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Riau drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, pihaknya kembali mendapatkan laporan adanya petugas KPPS yang harus mendapatkan perawatan pasca penghitungan suara Pemilu 2024.
Para petugas KPPS yang sakit tersebut beberapa di antaranya akibat kelelahan dan ada juga karena penyakit sebelumnya yang diderita kambuh.
"Ada penambahan petugas TPS yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas. Totalnya jadi 209 orang," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, selain akibat kelelahan, beberapa petugas KPPS harus mendapatkan perawatan karena penyakit sebelumnya seperti masalah pada lambung kambuh. Kemudian ada juga yang mengalami hipertensi.
“Selain kelelahan ada juga yang maagnya kambuh. Kemudian ada juga yang hipertensi,” sebutnya.
Berdasarkan data diterima Diskes Riau, dari 209 petugas KPPS yang sakit, 16 orang di bawa ke rumah sakit dan 193 orang di puskesmas. Dari 16 orang yang dibawa ke rumah sakit, empat di antaranya sudah sembuh dan 12 masih dirawat. Kemudian dari 193 yang dibawa ke puskesmas, 116 orang sudah sembuh. Masih dirawat 75 orang.
"Selain itu, terdapat satu petugas yang meminta dibawa ke puskesmas atas permintaan sendiri (APS). Lalu ada satu orang meninggal dunia di Kabupaten Kuansing," ujarnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman