Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Seram! Pintu Terbuka, Kaki Balita Diterkam Harimau di Kawasan HGU Siak

Hendrawan Kariman • Rabu, 21 Februari 2024 | 14:18 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang balita berusia 2 tahun dilaporkan diterkam Harimau Sumatra di lokasi HGU di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak pada Selasa (20/2/2024).

Balita korban terkaman harimau di areal HGU di Sungai Apit, Siak, Riau pada Selasa (20/2/2024) mengalami robek pada bagian kaki,
Balita korban terkaman harimau di areal HGU di Sungai Apit, Siak, Riau pada Selasa (20/2/2024) mengalami robek pada bagian kaki,

Informasi yang dihimpun Riau Pos dari Balai Besar Kawasan Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB malam saat orang tua balita tertidur lelap.

Kepala BBKSDA Riau Genman Hasibuan membenar peristiwa naas ini. Namun syukurnya, balita yang yang sempat akan diseret binatang buas yang belum sepenuhnya teridentifikasi tersebut selamat.

''Benar, telah terjadi interaksi negatif antara satwa Harimau Sumatra di camp pemukiman pekerja yang berbatasan dengan pemukiman masyarakat di lokasi HGU perkebunan sawit PT Trio Mas yang masuk dalam wilayah Dusun Mungkal, Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak,'' sebut Genman S Hasibuan, Rabu (21/2/2024).

Genman menyebutkan, satwa dilindungi itu masuk ke rumah warga bernama Iwan, karyawan PT TFDI yang pintunya terbuka malam itu. Harimau disebut sempat mencoba menarik kaki si balita yang sedang tidur di dalam kamar bersama ibunya.

''Anak tersebut berhasil selamat
karena ibunya terbangun dan langsung menjerit meminta pertolongan. Namun mengalami luka pada kaki kiri, diduga karena gigitan atau cakaran,'' kata Genman.

Pada saat kejadian, pintu dapur rumah tersebut terbuka karena ayah korban bernama Iwan sedang keluar sebentar ke rumah keluarganya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya.

Setelah kejadian, korban balita langsung dibawa ke Ruang P3K Kebun Metas PT Trio Mas untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini, sebut Genman, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan mitigasi konflik tersebut.

''Jarak tempuh memang agak sulit, karena hanya tersedia askses sungai atau laut. Namun Tim sudah berkoordinasi dan segera melakukan pemasangan camera trap dan kandang jebak,'' tutup Genman.

Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#harimau sumatra #konflik manusia dan hewan #bksda riau