PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suara masuk ke halaman resmi KPU mandek. Hingga Sabtu (24/2) malam, data terhenti pada versi 22 Februari 2024 dengan suara masuk untuk DPRD Riau dapil 4 masih 38,76 persen. Dari data tersebut, Golkar berpeluang meraih dua kursi di dapil ini.
Persaingan caleg DPRD Riau Dapil Rokan Hilir ini mengantarkan caleg Golkar Nalladia Ayu Rokan berada di puncak perolehan suara sementara dengan 7.349 suara. Raihan suara cukup besar yang juga ditopang kader Golkar lainnya, Darmalis dengan 3.809 suara, membuat Partai Beringin berpeluang meraih dua kursi.
Dengan skenario Golkar memperoleh 2 kursi, maka hanya ada 5 kursi tersisa pada dapil ini. PDI-P yang berada di posisi kedua dengan 8.586 suara atau 15,29 persen
berpeluang mendudukkan petahana Suyadi yang musim ini meraih 3.285 suara. Tepat di bawah PDI-P ada Nasdem yang meraih 6.828 suara atau 12,14 persen. Dengan demikian caleg partai ini, Rahmat yang meraih 3.167 suara berhak duduk di kursi DPRD Riau.
Baca Juga: Evi Juliana Fantastis di Pileg DPRD Riau Dapil 3
Pada posisi keempat ada Partai Demokrat yang sejauh ini di Rohil untuk DPRD Riau berhasil meraih 5.877 suara atau 10,45 persen. Perolehan ini akan mengangkat Riyadi yang mengemas 2.291 suara berpeluang atas satu kursi. Ada kejutan di peringkat kelima, yaitu munculnya PKS. Partai ini membuka kans satu kursi DPRD Riau untuk Rohil yang pada pileg sebelumnya tidak kebagian. PKS sementara meraih 4.760 suara atau 8,64 persen dengan calegnya, Sutan Sari Gunung yang sejauh ini berhasil menjaring 1.889 suara.
Sementara itu Gerindra, dengan perolehan suara sementara yang tercatat di laman resmi KPU saat ini, menjadi partai terakhir mendudukkan calegnya. Meraih 4.207 suara atau 7,48 persen, petahana Gerindra Syafrudin Iput sudah mengemas 1.797 suara.
Terakhir dalam daftar ini, atau peringkat ke-7, adalah PKB yang baru mengemas 3.192 suara atau 5,68 persen. Dengan suara sementara saat ini, PKB terancam kehilangan kursi. Namun semua masih bisa berubah secara dinamis. Apalagi yang terhimpun di laman KPU baru 724 dari total 1.868 TPS atau baru 38,76 persen.
PDIP Optimis Raih 11 Kursi
Meski tidak unggul dalam Pemilihan Presiden (Pilpres), namun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki peluang besar menjadi pemenang pada pemilu legislatif (pileg) 2024 untuk DPRD Provinsi Riau masa periode 2024-2029.
Baca Juga: DPRD Riau Minta Pemprov Gerak Cepat Tangani Jalan Putus di Rohul
Bahkan, partai berlambang banteng pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahduf MD ini, sangat optimis bisa meraih 11 kursi dari total 65 kursi DPRD Riau. Sementara Partai Golkar, diprediksi bakal mendapatkan 9 kursi legislatif.
Potensi terbesar PDIP Riau ini, berasal dari daerah pemilihan (dapil) Riau 5 (meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai) dan Dapil Riau 6 (Kabupaten Siak dan Pelalawan). Pada kedua dapil ini dipimpin kepala daerah dari partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri. Yakni Bupati Bengkalis Kasmarni, dan Bupati Pelalawan Zukri yang juga menjabat Ketua PDIP Riau.
Begitu juga sejumlah calon anggota DPRD Riau dari dapil lainnya, juga diprediksi memiliki kans besar setelah berhasil meraih perolehan ribuan suara dari pelaksanaan pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 lalu. Tentunya, jika ini terjadi, maka PDIP mencatatkan sejarah sebagai partai politik yang mampu mengambil alih kursi DPRD Provinsi Riau dari tangan Partai Golkar.
Ketua DPD PDIP Riau H Zukri Misran ketika dikonfirmasi, Sabtu (24/2) membenarkan adanya potensi besar PDIP meraih kursi terbanyak DPRD Riau. Bahkan, Zukri yang menjabat Bupati Pelalawan ini sangat optimis bisa meraih 11 kursi di legislatif Riau.
“Ya alhamdulillah, kita sangat optimis bisa meraih perolehan kursi terbanyak DPRD Riau. Pasalnya, dari hitungan internal di partai, PDIP berpotensi meraih maksimal 11 kursi di legislatif Riau. Begitu juga hasil real count KPU yang menujukkan caleg PDIP berpeluang besar memimpin kursi Ketua DPRD Riau,” terangnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Meranti Sebut Rekomendasi PSU Tidak Adil
Untuk itu, sambung mantan Wakil Ketua DPRD Riau ini, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara yang saat ini tengah berlangsung di tingkat PPK. Penghitungan kemudian dilanjutkan di tingkat kabupaten pada tanggal 3 Maret mendatang yang kemudian akan diteruskan ke tingkat provinsi.
“Jadi, saat ini kita masih menunggu hasil final penetapan perolehan suara oleh KPU Riau nanti. Insya Allah hasilnya tetap sama atau tidak berubah dengan hasil penghitungan internal kita, yakni 11 kursi DPRD Riau,” ujarnya.(end/amn)
Editor : RP Bayu Saputra