Jelang Ramadan, ada beberapa tradisi Melayu yang selalu dilakukan di hampir tiap daerah di Riau. Di antara yang paling banyak dilakukan adalah mandi belimau, ziarah kubur, dan berdo’a/kenduri menyambut Ramadan. Tujuannya untuk menyucikan diri jelang Ramadan.
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru
Dari beberapa daerah di Riau, diketahui bahwa tradisi mandi belimau ini memiliki ekhasan, istilah yang beragam, dan cara yang berbeda. Biasanya, mandi belimau dilakukan di tepi sungai besar di Riau, mulai dari Sungai Kampar, Siak, Rokan, hingga Kuantan/Indragiri. Tapi ada juga yang tidak di sungai, misalnya warga Dumai yang identik dengan pantai. Atau ada juga masyarakat pesisir yang tetap melakukan mandi belimau di tempat/rumahnya masing-masing. Misalnya di Rokan Hilir.
Tradisi ini berlangsung dari generasi ke generasi di Rohil, sampai saat ini. Mandi belimau menjadi simbol membersihkan jasmani dari kotoran sehingga semakin siap dan selaras dengan momentum bulan suci yang menghendaki selalu terjaga dari kotoran, baik badan maupun hati.
Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil Datuk Jufrizan melalui Sekum LAMR Rohil, Datuk H Bakhtiar SH menyebutkan, tradisi itu sudah berlangsung lama dan masih lestari sampai sekarang. Editor : RP Arif Oktafian