Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Istirahat usai Menebang Batang Sagu di Kampung Adat Penyengat, Warga Kepulauan Meranti Diserang Harimau di Siak

Monang Lubis • Senin, 18 Maret 2024 | 15:06 WIB

Harimau terekam video saat berkeliling di bangunan sarang walet Teluk Pelekat, sekitar 8 kilometer dari Dusun 3 Sungai Mungkal, Kampung atau Desa Adat Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Harimau terekam video saat berkeliling di bangunan sarang walet Teluk Pelekat, sekitar 8 kilometer dari Dusun 3 Sungai Mungkal, Kampung atau Desa Adat Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

SIAK (RP)- Beberapa hari hanya memperlihatkan diri saja di wilayah Dusun Mungkal, Kampung Adat Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, kini harimau kembali menyerang warga Meranti yang sedang istirahat usai bekerja menebang batang sagu.

Korban bernama Efendi (32), warga Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. Korban diserang harimau, Ahad (17/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

Demikian dikatakan Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldi Parlindungan SH. Menurutnya korban bersama tiga rekannya baru selesai makan malam.Baca Juga: Rekor Kemenangan Beruntun Inter Milan di Serie A Italia Dihentikan Napoli

Selanjutnya mereka duduk di bedeng. Tak lama harimau masuk, langsung menyerang korban.

“Upaya harimau menyerang ditangkis oleh korban dengan tangan kanannya, lengannya korban sempat digigit dan korban dicakar,” terang Kapolsek Rinaldi.

Melihat hal itu, teman korban ikut membantu menghalau harimau yang begitu tiba-tiba menyerang korban.

“Situasi sempat gaduh. Harimau langsung kabur masuk ke dalam hutan,” sebut Kapolsek Rinaldi.Baca Juga: Istirahat usai Menebang Batang Sagu di Kampung Adat Penyengat, Warga Kepulauan Meranti Diserang Harimau di Siak

Menurut Kapolsek Rinaldi, para korban langsung kembali ke kampung halamannya di Kepulauan Meranti.

“Saya juga sudah koordinasi dengan pihak BBKSDA perihal harimau melakukan penyerangan terhadap manusia, dua kali warga Kepulauan Meranti, seorang bocah warga Mungkal, kakinya robek kena kuku harimau,” kata Kapolsek Rinaldi.

Pihak BBKSDA mengatakan akan mengambil langkah strategis atas situasi yang meresahkan warga Mungkal.Baca Juga: Pemerintah dan DPR Sepakat Gubernur DKJ Dipilih Lewat Pilkada

Penghulu Kampung Adat Penyengat Abok Agustinus membenarkan kejadian penyerangan oleh harimau terhadap korban Efendi.

“Kami sudah melakukan pembatasan aktivitas, senja diharapkan warga tak lagi berkeliaran, demikian juga pagi hari,” jelas Penghulu Abok.

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#harimau sumatera #harimau siak #dusun mungkal kampung adat penyengat sungai apit siak #harimau serang warga siak riau