PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Perbaikan jalan nasional maupun jalan provinsi yang menjadi jalur mudik di Riau secara umum sudah rampung. Dengan demikian, jalur-jalur tersebut sudah bisa dilintasi pemudik yang keluar maupun masuk ke Provinsi Riau.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanis Tulak Todingrara didampingi Kepala Seksi BPJN Riau Darmawi mengatakan, sejak bulan lalu pihaknya sudah melakukan perbaikan ruas jalan nasional yang ada di Riau.
“Memang saat ini masih ada beberapa titik jalan nasional di Riau yang masih dikerjakan. Tapi secara umum dibandingkan bulan lalu progresnya sudah sangat signifikan, baik di jalan lintas penghubung maupun nonlintas,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk ruas jalan lintas yang masih ada dilakukan pengerjaan yakni di jalan Riau-Sumatera Barat via Telukkuantan. Namun pekerjaan yang dilakukan hanya tinggal menutup beberapa lubang. ‘’Kalau untuk perbaikan yang besar-besar seperti yang ada titik longsor beberapa waktu lalu sudah selesai,” sebutnya.
Sementara itu, untuk Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di daerah Pelalawan, perbaikan sudah selesai dilakukan. Namun memang perbaikan dilakukan untuk fungsional terlebih dahulu agar tetap nyaman ketika dilalui.
Sementara perbaikan dengan cara melapis rigid akan dilaksanakan usai Idulfitri nanti. “Untuk jalan lintas timur ini perbaikannya sedang kami usulkan, namun saat ini untuk fungsional sudah selesai dilakukan perbaikan,” ujarnya. Sedangkan untuk jalan lintas Riau-Sumatera Utara, secara fungsional juga sudah selesai. Begitu juga untuk jalan lintas Riau-Sumatera Barat via Bangkinang juga saat ini jalannya relatif bagus.
Baca Juga: Astra Siaga Lebaran 2024 Hadirkan 299 Bengkel Siaga selama Periode Mudik
“Secara umum untuk perbaikan jalan nasional yang akan digunakan sebagai jalur mudik sudah 90 persen. Untuk penyelesaian perbaikan tersebut, kami targetkan sebelum Idulfitri sudah selesai semua. Namun demikian, untuk jalur mudik di Riau saat ini sudah siap untuk dilintasi,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pihaknya bersama instansi terkait juga sudah mendirikan posko-posko di lokasi jalur mudik tersebut. Total ada 11 posko yang didirikan di sekitar jalur mudik dan satu posko induk di Kantor BPJN.
“Untuk 11 posko di jalur mudik saat ini sudah siap dengan segala persiapan pendukung. Mulai dari alat-alat berat, personel, alat pelindung diri yang sewaktu-sewaktu jika ada kerusakan jalan bisa langsung ditangani dengan segera,” sebutnya.
Sementara itu, untuk jalur-jalur mudik alternatif yang merupakan jalan provinsi yang sebelumnya diperbaiki juga sudah selesai. Seperti yang ada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Dumai.
“Sesuai instruksi dari Pj Gubernur Riau saat berkunjung ke Dumai baru-baru ini, UPT II telah melakukan perawatan dan perbaikan ruas jalan yang menjadi tujuan para pemudik, terutama pada ruas jalan antarkabupaten dan kota di Rohil dan Dumai,” kata Kepala Dinas PUPR PKPP Riau Arief Setiawan. Lebih lanjut dikatakannya, ruas jalan yang menjadi prioritas UPT II, adalah ruas jalan Manggala Mahato yang merupakan ruas jalan dari Kabupaten Rokan Hulu-Rokan Hilir menuju Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
“Ruas jalan yang sebagian rigid ini menjadi perhatian khusus karena jalur terpadat pada saat arus mudik, kalau terjadi gangguan akan terjadi macet panjang. Alhamdulillah semua lubang sudah kita tutup kemudian ada yang ditimbun menggunakan base, sehingga tidak menganggu arus mudik nantinya,” jelasnya.
Baca Juga: Mudik, Pastikan Rumah Aman dari Penyebab Kebakaran
Sedangkan untuk wilayah Kota Dumai, lanjutnya yang telah ditangani adalah ruas jalan Provinsi Riau Jalan Purnama menuju pelabuhan Roro Pulau Rupat. “Lubang yang ada di ruas jalan ini sudah ada yang patching, kemudian ditimbun dengan material base, termasuk lantai jembatan Sungai Masjid lantai sudah siap kita perbaiki,” ucapnya.
Selain itu, meskipun kondisi ruas jalan di UPT II tidak sama dengan kondisi di Kampar dan Kuansing yang berbukit. Namun, UPT II juga menyiagakan personel dan peralatannya selama arus mudik lebaran untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan jalan yang menganggu arus mudik.
“Ada lima personel yang stand by termasuk alat berat dan operatornya. Ketika ada kerusakan jalan yang parah seperti jalan berlubang, personel ini akan segera menanganinya,’’ ujarnya.
Sementara itu, untuk ruas yang lainnya seperti Jalan Sudirman Kuantan Singingi, Jalan Lintas Rokan Hulu-Sumatera Barat via Desa Rokan Koto Ruang sebagai jalur mudik alternatif juga sudah siap dilintasi.
“Kemudian jalan Rengat Kuala Cenaku Indragiri Hulu, Jalan Kampar-Rokan Hulu via Tapung, Jalan Kempas Jaya Indragiri Hilir dan juga beberapa ruas jalan provinsi lainnya,” sebutnya.
Pihaknya juga berpesan kepada perusahaan transportasi dan supir truk bermuatan berat untuk mematuhi jam operasional tentang jadwal angkutan barang selama Idulfitri.
‘’Utamakan pemudik selama arus mudik. Kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan peribadi tetap waspada dan hati-hati. Patuhi imbauan yang ada di jalan sebab jalan provinsi ini tak semulus jalan tol,” pintanya.
Sementara itu, Kadis PUPR Rohul Anton ST MM saat dikonfirmasi Riau Pos, Rabu (3/4) mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul bekerja sama dengan Dinas PUPR-PKPP Riau berkomitmen memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat yang mudik. Terutama yang melintasi ruas jalan lintas provinsi di Kabupaten Rohul menuju arah Sumut, maupun arah Pekanbaru menuju Sumbar.
Baca Juga: Disiapkan Tujuh Posko Arus Mudik dan Balik Idulfitri
‘’Untuk ruas jalan provinsi di Kabupaten Rohul yang menjadi jalur utama bagi para pemudik, sebagian besar telah ditangani oleh Dinas PUPR-PKPP Riau karena jalur mudik yang dilalui kendaraan bermotor, pada umum merupakan ruas jalan provinsi. Sedangkan titik ruas jalan yang mengalami kerusakan kewenangan Rohul juga telah dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Rohul,’’ jelasnya.
Hari Pertama, Dilewati 2.030 Kendaraan
Sementara itu, Pj Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto bersama Forkopimda Riau dan Pj Bupati Kampar Hambali meninjau persiapan operasi ruas Tol Pekanbaru-Bangkinang-XIII Koto Kampar, Jumat (5/4).
Hadir juga Kapolda Riau Irjen M Iqbal, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dany Racka Andalasawan, Pj Sekdaprov Riau Indra, Danlanal Kolonel BY Hamel, BJWR Yuliansyah, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja, Kadis Hub Kampar Refilzal, dan Plt Kadis Kominfo Kampar Irwan AR.
Manajer PT Hutama Karya Wilayah Riau Djarot Seno Wibawa menjelaskan, dalam persiapan jalur Tol Mudik Idulfitri 2024, ruas Tol Pekanbaru-Bangkinang-XIII Koto resmi dibuka untuk umum mulai Jumat (5/4) sampai 16 April 2024.
Ia menjelaskan, dua ruas jalan sepanjang 28 km tersebut akan dioperasikan sebanyak 107 personel dengan 17 kendaraan roda empat. Adapun jam operasi tol ini dimulai pukul 08.00 WIB pagi sampai dengan pukul 17.00 WIB.
Hari pertama dibuka secara fungsional mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, tercatat tol ini telah dilewati 2.030 kendaraan. “Volume lalu lintas yang memasuki pintu masuk sebanyak 865 kendaraan. Sedangkan di pintu keluar sebanyak 1.165 kendaraan,” kata Jarot, Jumat (5/4) malam.
PT Hutama Karya mengimbau masyarakat yang hendak melewati tol agar memperhatikan kecepatan dan berhati-hati saat berkendara. “Saat berada di ruas tol, harap perhatikan keselamatan. Brrhati-hati karena tol kita masih dibuka fungsional, yang artinya masih dalam tahap pengerjaan,” ujar Jarot.
Baca Juga: Rekomendasi Obat Mabuk saat Mudik Lebaran, Jaga Kesehatan selama Perjalanan
Sementara itu, Pj Bupati Kampar Hambali mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna Tol Pekanbaru-Bangkinang untuk selalu berhati-hati. “Patuhi rambu-rambu jalan,’’ ujar Hambali.
‘’Utamakan keselamatan dan istirahat di pos-pos pengamanan yang telah disiapkan oleh Pemkab Kampar dan pihak tol, baik yang melewati lintas Bangkinang-Sumbar, lintas Petapahan Pekanbaru-Rohul, dan lintas Lipatkain Pekanbaru-Kuansing yang semuanya melewati Kabupaten Kampar,” jelas Hambali.
Hambali juga berpesan untuk masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya para pengguna jalan tol memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk mudik gratis. ‘’Ingat, tol ini dibuka hanya untuk kendaraan kecil. Truk dan sepeda motor dilarang melewati,’’ ujarnya.
Volume Kendaraan di Jalintim Meningkat 30 Persen
Arus mudik yang melewati Jalintim di Kabupaten Pelalawan mulai ramai dilalui bus, mobil pribadi, dan kendaraan roda dua. Jalan lintas provinsi ini, terjadi peningkatan arus lalu lintas sejak dua hari akhir , bila dibandingkan dengan hari biasa.
“Ya, sejak Rabu (3/4) lalu, terjadi peningkatan volume aktivitas kendaraan yang melintas di ruas Jalintim. Hari ini (kemarin, red), volumenya meningkat menjadi 15 hingga 30 persen,” terang Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SH SIK melalui Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Akira Ceria SIK MM, Jumat (5/4).
Dikatakannya bahwa puncak arus mudik tersebut diprediksi akan terjadi Sabtu (6/4) hari ini. Pasalnya, mayoritas pekerja perusahaan dan juga pegawai pemerintahan mulai menjalani masa libur dan cuti bersama Idulfitri 1444 H. “Prediksi kita puncak arus mudik ini akan mulai terjadi pada Sabtu (6/4) dan Ahad (7/4). Karena para pekerja akan mulai libur,” bebernya.
Mantan Kasat Lantas Polres Pelalawan ini menambahkan, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas masih berjalan lancar tanpa adanya kemacetan. Pasalnya, ratusan personel gabungan terus intens memantau perkembangan kelancaran moda transportasi melalui pelaksanaan
Baca Juga: Arus Mudik di Jalintim Meningkat 20 Persen
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024.
“Untuk itu, melalui personel yang melakukan pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik yang tersebar di sepanjang jalintim, kami mengimbau masyarakat yang mudik agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Utamakan keselamatan dari pada kecepatan,” ujarnya.
Ditambahkannya, apabila pengemudi merasa lelah berkendara atau memerlukan informasi jalur mudik, maka dipersilakan untuk beristirahat dan mampir pada pos-pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat 2024 yang ada. “Diharapkan pos pengamanan dan pos pelayanan ini nantinya dapat bermanfaat bagi pengguna jalan arus mudik nantinya,” tuturnya.(sol/end/amn/epp/bay/das)
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru