PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Usai memimpin Apel dan Halalbihalal, Penjabat (PJ) Gubernur Riau, SF Hariyanto menggelar rapat koordinasi di Ruang Melati Kantor Gubri pada Selasa (16/4/2024). Salah satu yang dibahas yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau tersebut adalah pembangunan infrastruktur tahun 2024 yaitu pembangunan flyover.
PJ Gubri SF Hariyanto mengatakan, ada beberapa hal yang dibahas pada rapat tersebut salah satunya adalah kesiapan infrastruktur tahun 2024. Pemerintah Provinsi Riau beserta Kementerian PUPR akan membangun flyover persimpangan Jalan Garuda Sakti-HR Soebrantas (Simpang Panam), Kota Pekanbaru.
Terkait hal tersebut Pemprov Riau saat ini tengah menyelesaikan pembebasan lahan.
"Tadi ada pertama untuk pembebasan lahan yang di Jalan Garuda Sakti. Tadi kita mendapatkan laporan pembebasan lahan itu ada 94 persil, dan 89 Persil sudah klir. Tinggal 5 persil lagi yang belum diketahui orang atau pemiliknya di mana. Tetapi 89 persil ini sudah klir orangnya bahwa siap untuk lahannya dibebaskan. 5 persil lagi bukan tidak selesai tetapi belum diketahui pemiliknya di mana dan kita lagi mencari pemiliknya di mana," ujar SF Hariyanto.
SF Hariyanto juga telah meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukinan, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau
agar segera menyurati Menteri PUPR, karena itu merupakan jalan nasional dan pembebasan lahannya adalah kerja sama Pemprov Riau dan Kementerian PUPR.
"Jalan HR Soebrantas ini padatnya luar biasa, dan ke depannya juga saya harapkan kepada Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Jalan HR Soebrantas yang menuju Pekanbaru ya perlu diperlebar kan lagi karena saat ini cepatnya kita melewati jalan tol tetapi kalau Jalan HR Soebrantasnya macet ya tidak ada gunanya juga. Ya kita persiapkan juga untuk pembebasan lahannya," katanya.
SF Hariyanto menegaskan proses pembebasan lahan tersebut bisa segera rampung pada tahun ini. "Kami targetkan proses pembebasan lahannya bisa segera rampung secepatnya," pungkasnya.
Diketahui, pembangunan flyover Simpang Panam adalah untuk mengurai kemacetan yang terjadi di persimpangan tersebut, khususnya dari arah Garuda Sakti menuju Jalan HR Soebrantas. Perencanaan pembangunan flyover simpang Panam ini sudah menjadi wacana dari tahun 2020 lalu. Pada tahun 2024 ini Pemprov Riau baru mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan dan akan melakukan pembebasan lahan.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Arief Setiawan mengatakan, tahun 2024 ini Pemprov menganggarkan Rp70 miliar untuk ruang pembanguan jalan layang Simpang Panam.
Sedangkan pembangunan jalan layang tersebut ditargetkan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang. Pengerjaan fisik jalan layang simpang Panam sendiri menjadi tanggung jawab Kementrian PUPR.
Termasuk pembuatan Detail Engineering Desain (DED) juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Rencananya, flyover tersebut akan dibangun lurus dari Subrantas ke HR Soebrantas arah Bangkinang. Alasan dipilihnya arah tersebut karena persimpangan Panam selalu terjadi kemacetan dan merupakan persimpangan yang padat kendaraan.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman