PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Poni Nasution menginginkan guru penggerak agar meningkatkan keahlian dalam mengajar peserta didik. Mereka juga dituntut ikut menyukseskan kurikulum baru yaitu Merdeka Belajar.
”Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) ini membentuk guru penggerak, pelopor, inisiator, dan koordinator. Harapan kami, setelah mendapatkan materi di PPGP selama enam bulan, mereka menjadi pionir di sekolah masing-masing,” ujar Indra Pomi Nasution usai memberikan sambutan pada acara loka karya tujuh panen hasil belajar PPGP angkatan 9 di Kota Pekanbaru, Ahad (5/5).
Sekko katakan, para guru penggerak ini harus menguasai materi tentang pendidikan. ”Hal yang penting itu semangat pantang menyerah. Supaya, tujuan Merdeka Belajar tercapai,” ujar Sekko.
Selain itu, diharapkan juga, PPGP bisa memotivasi diri dan rekan-rekannya di sekolah masing-masing. ”Dengan adanya PPGP, guru bisa lebih baik dan punya kemampuan dalam mempersiapkan generasi emas 2045,” ucap Sekko.
Untuk diketahui, kebijakan dari Kemendikbud bahwa guru penggerak yang berprestasi akan diprioritaskan menjadi kepala sekolah, pengawas, dan lainnya. Prioritas ini hanya diberikan kepada guru penggerak yang memberikan kontribusi terhadap pendidikan.(ilo)
Editor : Rindra Yasin