Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pj Gubri Sampaikan Pencapaian Kinerja sejak Dilantik saat Silaturahmi dengan PMRJ

Soleh Saputra • Minggu, 19 Mei 2024 | 16:30 WIB
Pj Gubri SF Hariyanto bersama tokoh masyarakat Riau saat menghadiri silaturahmi PMRJ di Jakarta, Sabtu (18/5/2024).
Pj Gubri SF Hariyanto bersama tokoh masyarakat Riau saat menghadiri silaturahmi PMRJ di Jakarta, Sabtu (18/5/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengajak masyarakat Riau yang ada di perantauan ikut berperan serta membangun kampung halaman. Hal itu ia sampaikan saat hadir silaturahmi dengan Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) di Hotel Ciputra Jakarta, Sabtu (18/5).

SF Hariyanto mengungkapkan, pertemuan tersebut merupakan sarana strategis bagi Provinsi Riau untuk menyatukan pikiran, sembari berdiskusi dan memberi saran dan masukan dalam rangka membangun Riau yang lebih maju.

Acara silaturahmi dengan masyarakat Riau yang ada di Jakarta dan sekitarnya adalah untuk menjalin keakraban, saling melepas rindu, dan bermaaf-maafan dengan masyarakat di perantauan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Riau di perantauan terus merawat persaudaraan. Kita semua adalah saudara yang harus menjadi wajah Riau yang ramah dan santun. Saatnya menyatukan pikiran dan membangun Riau agar kehidupan ekonomi masyarakat semakin sejahtera. Mari berkolaborasi bersama membangun kampung kita,” kata SF Hariyanto dalam sambutannya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya sebagai pemangku kepentingan, tentulah tidak dapat bekerja sendiri-sendiri tanpa didukung oleh seluruh komponen masyarakat termasuk masyarakat Riau yang berada di perantauan. Menurutnya, Pemprov Riau tentu sangat mendukung langkah dan upaya dari Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) mengajak seluruh komponen masyarakat Riau di Jabodetabek untuk bersatu memajukan pembangunan di Provinsi Riau.

“Kontribusi PMRJ tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu bagian dalam menentukan keberhasilan pembangunan di Provinsi Riau. Oleh karena itu, silaturahmi kita ini menjadi sangat penting,” ujarnya.

Selaku Penjabat Gubernur Riau, hal yang menjadi fokus utama di masa transisi kepemimpinan yang relatif singkat ini, adalah terkait penyelesaian program Gubernur sebelumnya. Di antaranya saat ini Pemprov Riau fokus pada perbaikan infrastruktur di Riau, satu di antaranya dengan mengambil alih sebanyak 14 ruas jalan yang ada di Pekanbaru.

“Alhamdulilah, meskipun baru 2,5 bulan tapi sudah mulai diperbaiki. Overlay sudah kita mulai. Hal ini menjadi penting dilakukan, karena Kota Pekanbaru adalah wajah dari Provinsi Riau. Begitu juga dengan jalan dan jembatan kewenangan provinsi di kabupaten/kota. Kami terus menggesa perbaikan peningkatan jalan. Ke depan kami akan membuat program multiyears untuk penyelesaian perbaikan jalan kewenangan provinsi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pada tahun ini, pembangunan hotel Pemerintah Provinsi Riau yang berlokasi di kawasan di Mes Provinsi Riau, Slipi, Jakarta akan segera dimulai. Nantinya, hotel ini akan berstandar bintang tigayang terdiri dari 16 lantai dengan unit sebanyak 288 kamar dan dilengkapi dengan ballroom serta meeting room.

Pemerintah Provinsi Riau telah membebaskan lahan di sekitar lokasi untuk mendukung perluasan pembangunan hotel ini. Pembangunan hotel Pemerintah Provinsi Riau di Jakarta dilakukan dengan lelang investasi, yang skemanya dapat menguntungkan bagi pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Riau.

“Dengan adanya Hotel Riau nanti, masyarakat Riau tentu dapat memanfaatkan hotel ini dengan harga yang lebih terjangkau. Kita berharap ke depannya, acara silaturahmi kita sudah dapat diselenggarakan di hotel kita sendiri,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan tiga tokoh yang disebut bakal meramaikan pilgubri November mendatang.

“Ya saya lihat hadir di sini beberapa tokoh dan anggota DPR RI yang informasinya bakal calon (balon) Gubernur Riau (Gubri). Ada Pak Abdul Wahid, Pak Syahrul Aidi dan Pak Achmad. Mereka semua tokoh-tokoh terbaik negeri ini,” paparnya sambil tersenyum.

Menurutnya, siapapun yang akan didukung harus memiliki semangat melanjutkan perkembangan infrastruktur yang sudah digesanya belakangan ini. Hal itu tentunya harus didukung dengan komitmen dan keberanian untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan infrastruktur secara maksimal ke masyarakat.

“Pemimpin itu harus berani. Kalau untuk kepentingan masyarakat dan tidak menyalahi aturan yang berlaku, kenapa harus takut. Pemimpin ya harus berani. Kalau masih takut-takut, tidak usah jadi pemimpin. Untuk itu kita juga harus bersatu dalam mengembangkan dan memajukan daerah ini,” tuturnya, disambut tepuk riuh tamu undangan yang hadir.

Ia juga tidak menampik adanya beberapa cibiran soal langkah dan semangatnya menggesa pengerjaan dan perbaikan infrastruktur di Bumi Lancang Kuning. Kendati demikian, hal itu tidak membuatnya surut untuk tetap melahirkan program pembangunan yang sedang digesa.

Sebut saja, dengan mengambil alih sebanyak 14 ruas jalan yang ada di Pekanbaru yang sebelumnya sempat dikeluhkan karena kerusakan yang parah. Rencana membangun jembatan Sei Pakning Bengkalis, membangun Hotel Slipi Jakarta, perkantoran terpadu Kantor Gubernur Riau. Serta pelebaran akses jalan dan mengurai kemacetan Jalan Tuanku Tambusai di dekat Mal SKA dan pengembangan bangunan SMA 1 Pekanbaru sampai merancang membuat program multiyears untuk penyelesaian perbaikan jalan kewenangan provinsi dan beberapa inovasi lainnya.

“Ada yang awalnya bilang cuma omon-omon aja. Sekarang kita lihat bersama, baru 2,5 bulan saja sudah banyak yang bisa kita lihat progresnya. Apalagi kalau lama dan bertahun-tahun,” tuturnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Ketua Umum (PMRJ) Komjen Pol (Purn) Prof Gatot Eddy Pramono menyampaikan bahwa PMRJ merupakan wadah perkumpulan para perantau Riau di Jakarta. Organisasi ini berangkat dari semangat bersama untuk menjalin silaturahmi dan ruang untuk berdiskusi menyalurkan ide dan gagasan dalam membangun Riau lebih baik ke depan.

“PMRJ ini adalah wadah bagi kami, masyarakat Riau yang ada di Jakarta untuk berkumpul, bersilaturahmi dan diskusi. Dengan adanya wadah ini, masyarakat Riau yang ada di Jakarta ini tidak sendirian. Kita punya banyak saudara di sini. Kita harus saling membantu dan kita harus bersatu,” katanya.

Mantan Wakapolri itu menyampaikan berbagai program yang telah dilakukan oleh PMRJ untuk masyarakat Riau.

“PMRJ juga telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan pelatihan dan seminar, promosi, kegiatan sosial memberikan bantuan kepada warga Riau yang membutuhkan. Kegiatan ini didukung oleh Pemprov Riau,” ujarnya.

Silaturahmi Pj Gubri bersama PMRJ dihadiri ratusan perantau asal Riau yang menetap di Jakarta. Tampak juga hadir, anggota DPR RI, Abdul Wahid, Syahrul Aidi Maazat, dan Ahmad, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, Pj Bupati Kampar, Hambali.

Kemudian, ada pula Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Indra, Ketua Majelis Lembaga Kerapatan Adat Melayu Riau, Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Adrias Haryanto, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Riau, dan lainnya.(adv/sol)

Editor : RP Bayu Saputra
#riau #SF Hariyanto #pmrj