Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cerianya Rehan dan Fajri, Bocah Penderita Tulang Kaca di Pekanbaru saat Didatangi Irjen Iqbal

Afiat Ananda • Rabu, 22 Mei 2024 | 16:40 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat memeluk Rehan dan Fajri, bocah penderita kelainan genetik tulang di Pekanbaru, Rabu (22/5/2024).
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat memeluk Rehan dan Fajri, bocah penderita kelainan genetik tulang di Pekanbaru, Rabu (22/5/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengunjungi kediaman M Rehan (13) dan Fajri (9), Rabu (22/5/2024). Diketahui kakak adik yang mengalami kelainan genetik Osteogenesis Imperfecta atau tulang kaca tersebut, sempat mendapatkan pengobatan intensif selama 1,5 tahun dari Kapolda.

Kedatangan Kapolda disambut baik oleh tuan rumah. Saat bertemu, Rehan dan Fajri tampak senyum semringah. Ia bahkan sempat memeluk-meluk Kapolda. Sebelum mendapat pengobatan intensif, keduanya memang sama sekali tidak bisa menggerakkan kaki.

Kelainan genetik berupa tulang kaca, membuat Rehan dan Fajri sangat rentan patah tulang. Kini setelah menjalani pengobatan dan kontrol dari dokter khusus dari Biddokes Polda Riau, Rehan dan Fajri mulai berangsur pulih.

"Kalau dulu sama sekali tidak bisa digerakkan. Sekarang Rehan sudah bisa berdiri. Jalan sedikit-sedikit. Kalau sekolah masih tetap pakai kursi roda," sebut Rehan kepada Kapolda.

Kapolda sendiri mengaku sangat senang melihat perkembangan kesehatan Rehan dan Fajri. Menurutnya, sebagai seorang polisi, hal itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

"Apa yang dialami ananda kita, Rehan dan Fajri tentunya ini merupakan pemberian Yang Maha Kuasa. Apapun itu, kita tetap harus bersyukur. Dan kami polisi, sudah jadi tanggung jawab kami memperhatikan masyarakat, memberikan perlindungan serta pengayoman," sebut Iqbal.

Ibunda Rehan dan Fajri, Reni Angelina mengatakan, saat ini kedua anaknya sudah mulai membaik. Bahkan bila dibanding sebelum mendapat pengobatan, keduanya sering mengalami sakit kaki. Bahkan sebulan bisa dua kali. Hal itu dikarenakan kondisi kelainan genetik pada tulang adik-kakak tersebut.

"Kalau sebelumnya jangankan digerakan, sebulan itu bisa dua kali sakit. Ini alhamdulillah, sekarang sama sekali gak ada. Bahkan Rehan udah bisa bediri, dan jalan sedikit-sedikit," sebutnya.

Editor : RP Rinaldi
#kelainan genetika #kapolda riau irjen pol mohammad iqbal #pekanbaru