Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Presiden Joko Widodo Kenakan Pakaian Melayu di Upacara Hari Lahir Pancasila

Sahri Ramlan • Sabtu, 1 Juni 2024 | 12:19 WIB
Presiden Kenakan pakaian adat Melayu Teluk Belango.
Presiden Kenakan pakaian adat Melayu Teluk Belango.

 

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, Sabtu (1/6/2024) menjadi inspektur upacara Hari Lahir (Harlah) Pancasila tahun 2024 yang dipusatkan di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan (PHR) Dumai. Dalam memimpin jalannya upacara Harlah Pancasila ini, presiden mengenakan pakaian adat Melayu yakni Teluk Belango.

''Waktu upacara tadi, saya memakai pakaian adat Melayu yakni ini Teluk Belango,'' kata Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo kepada awak media usai melaksanakan upacara Harlah Pancasila di Dumai.

Selain presiden, sebagian besar tamu undangan termasuk para peserta upacara Harlah di Lapangan Garuda PHR Dumai tersebut juga mengenakan pakaian adat sesuai dengan daerahnya masing-masing. ''Pancasila itu adalah simbol keragaman dari berbagai suku yang ada dan mempersatukan keragaman itu,'' kata Jokowi.

Sementara, upacara Harlah Pancasila di lapangan Garuda ini, dimulai sekitar pukul 07.25 WIB. Sama seperti upacara lainnya, peringatan Harlah Pancasila turut dilakukan pengibaran Bendera Merah Putih yang dibawakan oleh 78 anggota Paskibra yang berasal dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Kendati upacaranya sendiri hanya berlangsung sekitar satu jam setengah, namun pelaksanaannya berlangsung penuh hikmat.

Sama sepertinya yang pernah dilakukan yang sudah-sudah, usai peringatan Harlah Pancasila tersebut, presiden langsung ke luar dari arena lapangan dan menyapa masyarakat yang sudah lama menunggunya. Tak ayal lagi, bungkusan baju kaos hitam dibagikan kepada masyarakat. ''Pak Jokowi. Pak Jokowi,'' panggil warga memanggil sang presiden yang hanya membalas dengan senyuman.

Nurlela berupa 43 tahun warga Bukit Kapur tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya setelah mendapatkan satu bungkus baju kaos langsung dari presiden Jokowi. ''Aduh pak, senang sekali rasanya. Bayangkan saja, saya dapat salaman dan dikasih baju lagi dari pak presiden,'' kata Nurlela sedikit kegirangan. (sah)

Editor : M. Erizal
#pancasila #harlah Pancasila #jokowi #Teluk Belanga