Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Nahdlatul Ulama Dapat Izin Kelola Tambang Batu Bara, Ini Kata Ketum PBNU Gus Yahya

Redaksi • Senin, 3 Juni 2024 | 18:05 WIB
Gus Yahya, Ketum PBNU buka suara atas Ide Kemenag. (
Gus Yahya, Ketum PBNU buka suara atas Ide Kemenag. (

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah dalam waktu dekat akan memberikan konsesi tambang batu bara raksasa ke salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia yang mengatakan akan segera menandatangani Izin Usaha Pertambangan (IUP).

"Tidak lama lagi saya akan teken IUP untuk kasih PBNU karena prosesnya sudah hampir selesai, itu janji saya kepada kalian semua," kata Bahlil saat mengisi kuliah umum di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama yang dipantau secara daring, dikutip JawaPos.com, Minggu (2/6).

Terkait itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan pemberian izin tambang untuk ormas merupakan langkah berani dari Presiden Joko Widodo memperluas pemanfaatan Sumberdaya alam bagi kemaslahatan rakyat.

Baca Juga: Febri Diansyah Mantan Jubir KPK Akui Terima Rp 800 Juta oleh SYL

“Kebijakan ini merupakan langkah berani yang menjadi terobosan penting untuk memperluas pemanfaatan sumberdaya-sumberdaya alam yang dikuasai negara untuk kemaslahatan rakyat secara lebih langsung,” kata Gus Yahya dalam keterangan tertulis, Senin (3/6).

Oleh karena itu, PBNU menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas langkah perluasan pemberian izin tambang ke ormas.

“PBNU berterima kasih dengan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Joko Widodo atas kebijakan afirmasinya untuk memberikan konsesi dan ijin usaha pertambangan kepada ormas-ormas keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama,” imbuh Gus Yahya.

Bagi Nahdlatul Ulama, kata Gus Yahya, ini adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar sungguh-sungguh tercapai tujuan mulia dari kebijakan afirmasi itu.

Baca Juga: Bejat! Ibu Kandung yang Buat Konten Video Asusila dengan Anaknya Dijanjikan Uang Rp 15 Juta

Gus Yahya juga memastikan, Nahdlatul Ulama telah siap dengan sumberdaya-sumberdaya manusia yang mumpuni, perangkat organisasional yang lengkap dan jaringan bisnis yang cukup kuat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut.

Nahdlatul Ulama sendiri, saat ini memiliki jaringan perangkat organisasi yang menjangkau hingga ke tingkat desa serta lembaga-lembaga layanan masyarakat di berbagai bidang yang mampu menjangkau masyarakat akar rumput di seluruh Indonesia.

“Itu semua akan menjadi saluran efektif untuk menghantarkan manfaat dari sumberdaya ekonomi yang oleh Pemerintah dimandatkan kepada Nahdlatul Ulama untuk mengelolanya,” kata pengasuh pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini.

Baca Juga: Sepeda Motor Perlu Dipasang Perangkat GPS Tracker Supaya Aman

“Nahdlatul Ulama akan menyiapkan suatu struktur bisnis dan manajemen yang akan menjamin profesionalitas dan akuntabilitas, baik dalam pengelolaan maupun pemanfaatan hasilnya,” tutup Gus Yahya.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#izin tambang #nu #batubara #nahdlatul ulama #tambang