PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memeringati hari adat sedunia dan hari jadi Riau pada 9 Agustus mendatang, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan melaksanan pameran benda-benda peninggalan atau artefak Rasulullah SAW bertempat di Balai Adat LAMR di Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, untuk kegiatan pameran benda-benda peninggalan Rasullah tersebut pihaknya akan
bekerja sama dengan Yayasan Istana Al-Quran Indonesia Peduli, bersama Penerbit Al-Qur'an Maktabah Al-Fatih, dan Pelayan Rasulullah, Jakarta.
“Kegiatan ini juga didukung berbagai pihak terutama Pemeintah provinsi (Pemprov) Riau serta pihak lain yang tidak mengikat. Pemeran kami pusatkan di Balai Adat LAMR,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, di antara peninggalan Rasullah SAW yang akan dipamerkan adalah janggut, rambut, darah bekam, ekstrak keringat, serpihan sorban, tongkat, jejak telapak, dan gentong air.
“Kami juga akan melibatkan aparat keamanan baik TNI/Polri saat kegiatan pameran tersebut,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pameran, masyarakat yang akan melihat tidak dipungut biaya atau gratis. Karena pameran ini bersempena dengan peringatan hari jadi provinsi Riau.
“Selain kegiatan pameran, juga akan ada bazar makanan Melayu Riau, syarahan adat, anjungan kaligrafi armel serta gelar buku Islam,” sebutnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman