Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polda Gelar Operasi Patuh selama 14 Hari, Irjen Iqbal: Kedepankan Sikap Humanis

Afiat Ananda • Senin, 15 Juli 2024 | 10:51 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat menyematkan pita ke petugas Dishub yang ikut dalam Operasi Patuh Langang Kuning 2024, Senin (15/7/2024).
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal saat menyematkan pita ke petugas Dishub yang ikut dalam Operasi Patuh Langang Kuning 2024, Senin (15/7/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning selama 14 hari ke depan. Operasi ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan di Mapolda Riau, Senin (15/7/2024).

Apel ini dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal serta dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU). Hadir pula peserta apel dari berbagai satuan, khususnya Direktorat Lalu Lintas.

Dalam arahannya Irjen Iqbal mengatakan, pelaksanaan operasi harus mengedepankan upaya persuasif. Ia meminta jajaran agar melakukan pendekatan dengan imbauan, edukasi, serta sikap yang sopan dan santun.

"Tunjukan simbol-simbol humanis, hindari kekerasan, hindari sikap arogan di jalanan. Evaluasi, lakukan quality control. Sebab ini jadi variabel penting dari keberhasilan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024," sebut Kapolda.

Diakui dia, polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib. Maka, polisi memerlukan dukungan semua pihak. Mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP bahkan masyarakat.

"Baik itu memberikan edukasi mulai dari keluarga, lingkungan rumah, RT dan RW. Sehingga outputnya dapat menekan angka fatalitas kecelakaan," tuturnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman nengatakan, ada sebanyak 970 personel gabungan Polda Riau dan Polres jajaran dilibatkan dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2024.

Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi ini, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan kendaraan tidak layar jalan. Selain itu angkutan umum yang tidak berizin, kendaraan yang menggunakan knalpot brong, serta menggunakan handphone saat berkendara.

"Harapan masyarakat bisa tertib dan disiplin berlalulintas serta dapat menekan angka kecelakaan lalulintas," pungkas Kombes Taufiq.

Editor : RP Rinaldi
#irjen m iqbal #operasi patuh lancang kuning #polda riau