PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk pertama kalinya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Tentunya ini suatu kebanggaan dan harapan besarnya bisa menjadi kegiatan atau agenda tahunan dilaksanakan di Negeri Seribu Suluk.
Kedatangan mahasiswa KKN UGM Yogyakarta ini terhitung sejak tanggal 30 Juni 2024 lalu dan akan berakhir pada 19 Agustus 2024 yang akan datang.
Sehubungan dengan kehadiran mahasiswa UGM Yogyakarta ini di Rokan Hulu, in sya Allah Pengurus Kagama (Keluarga Gadjah Mada) Rohul akan menggelar temu ramah dengan adik-adik mahasiswa pada hari Senin, 22 Juli 2024 di Pasirpengaraian pada pukul 09.00 WIB sampai selesai.
Kegiatan ramah tamah dengan mahasiswa KKN UGM yang terdiri dari dua unit berjumlah sebanyak 47 mahasiswa yang ada di Negeri Seribu Suluk. Yaitu satu unit di Kecamatan Rambah (Desa Pasir Maju 10 orang dan Desa Rambah Tengah Hilir 10 orang). Dan satu unit lagi di Kecamatan Bonai Darussalam sebanyak 27 mahasiswa dan didampingi dua dosen pembimbing. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kagama Rohul Syamsul Kamar.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan silaturahmi dan ramah tamah ini adik-adik yang KKN bisa tetap betah melaksanakan KKN dan dapat membuat program yang benar-benar diperlukan masyarakat. Dan tentu saja menjadikan desa lokasinya menjadi lebih maju,” ujar Syamsul Kamar.
Lebih lanjut Ketua Kagama Rokan Hulu Sri Hardono menyampaikan, semoga adik-adik yang KKN di Negeri Seribu Suluk ini bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Dan jangan berkecil hati kalau tidak semua program yang telah disusun belum tercapai.
“Karena kita sadar, dengan waktu yang sempit tidak akan mungkin program yang telah disusun bisa berhasil seluruhnya. Meski begitu, minimal bagi adik-adik yang sedang KKN dapat lebih menyerap ilmu yang tidak diajarkan atau dipelajari di bangku kuliah,” ujarnya.
Begitu pula yang disampaikan Tokoh Budaya Riau asal Negeri Seribu Suluk, Ismail Dt Podano Montoi. Pertama, ini merupakan kesempatan yang baik dan penting bagi Pemda Rohul sebagai fasilitator kehadiran adik-adik mahasiswa KKN untuk dapat dijadikan agenda tahunan sesuai dengan situasi dan kondisi di Negeri Seribu Suluk. Kedua, sebagai ajang pertukaran ilmu dan pengalaman serta pertukaran budaya yang saling memberikan manfaat.
“Semoga dengan adanya acara temu ramah ini bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman antara senior dan junior dalam mengaplikasikan gagasan dan pikiran sesuai dengan kebutuhan masyarakat Rokan Hulu, dan dapat pula memberikan semangat kepada masyarakat dengan kehadiran dan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari kampus terkemuka dan negeri ini,” sambung sang Datuk Alumni MAP Fisipol UGM Jurusan Kebijakan Publik ini.(dea)
Editor : RP Edwar Yaman