PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) akan menggelar Sumatera Bike Week (SBW) pada Agustus mendatang dan juga pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa Khusus (Munaslubsus) 2024 yang terpusat di Kota Pekanbaru.
Sesuai Jadwal SBW dan Munaslubsus sekaligus Rakernas HDCI itu akan diselenggarakan pada 23-25 Agustus mendatang dengan sejumlah rangkaian kegiatan akan menyemarakkan SBW dan Munaslubsus HDCI tersebut.
Sekretaris Jenderal HDCI, Husdi Karyono saat konferensi pers di Tudung Saji, Ahad (21/7/2024) mengatakan, SBW ini adalah kegiatan dua tahunan yang selalu dilaksanakan di Pulau Sumatera. Tahun ini, merupakan SBW ke-6 yang artinya sudah 12 tahun berjalan dan akan dipusatkan di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru dan Kampar dan HDCI Pengcab Pekanbaru akan menjadi tuan rumah.
"Jadi SBW ini pernah kami laksanakan di Kota Medan beberapa kali. Kemudian Lampung, di Pekanbaru juga pernah pada tahun 2014, dan terakhir kami laksanakan di Bukittinggi. Tahun ini akan kami pusatkan di Pekanbaru dan HDCI Pengcab Pekanbaru menjadi tuan rumah," ujar Husdi.
Dikatakannya, HDCI adalah salah satu komunitas motor besar dan tentunya kegiatan memiliki dampak besar terhadap masyarakat meliputi berbagai aspek ekonomi dan pariwisata.
"Kami punya komunitas motor. Berkaitan dengan motor tentu berkendara. Kalau berkendara tentu kegiatannya identik dengan touring. Nah touring ini kami perlu kegiatan-kegiatan yang punya dampak bagi masyarakat luas. Selama 34 tahun berdiri, setiap kegiatan HDCI selalu menyentuh tiga hal, meliputi pariwisata, UMKM, dan akomodasi," katanya.
Artinya, kata Husdi, ada multiplier effect dari kegiatan yang dilaksanakan HDCI ini. Untuk itu, pemerintah daerah dapat mendukung kegiatan-kegiatan yang digelar oleh komunitas-komunitas ini.
"Di samping pelaksanaan SBW yang menjadi spesial HDCI juga ada agenda nasional yakni Musyawarah Nasional Luar Biasa Khusus yang akan membahas tentang penyempurnaan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HDCI yang akan mengundang 77 Pengda dan Pengcab di seluruh Indonesia akan hadir di Hotel Labersa nantinya," ujar Husdi.
Baginya kegiatan ini akan bergeming dan akan semarak di Kota Pekanbaru. Pasalnya, akan banyak para biker yang datang dari luar daerah ke Pekanbaru bahkan dari luar segeri seperti Malaysia dan Brunei, dan akan berdampak besar kepada pelaku usaha, baik UMKM, pariwisata serta okupansi hotel akan meningkat, dan lainnya.
Ditambahkan Sekretaris HDCI Pengcab Pekanbaru, Odhy Maulana, untuk persiapan kegiatan SBW terus bergulir, lokasi SBW akan dilaksanakan di Lanud Roesmin Nurjadin.
"Untuk tanggalnya 23-25 Agustus mendatang. Tempat SBW dilaksanakan di Lanud, sementara Munaslubsus dan Rakernas dilaksanakan di Hotel Labersa Kampar," ujar Odhy.
Panitia juga sudah menghubungi beberapa perhotelan dan pelaku UMKM untuk mengisi stan di kegiatan SBW. Nantinya UMKM yang diundang dan dibantu UMKM binaan Lanud akan menyajikan secara gratis untuk para peserta.
Ia berharap, kegiatan SBW dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, pendapatan bagi daerah, pariwisata, UMKM yang ada di Riau. Karena bagaimana pun, kegiatan ini mengundang orang banyak untuk datang ke Riau khususnya Kota Pekanbaru.
Rangkaian kegiatan SBW nanti, HDCI akan menggelar kirab bendera merah putih yang akan diikuti rider Harley-davidson sekitar 500 motor. Kirab ini akan mulai pada Sabtu (24/8) pagi, start dari Hotel Labersa kemudian melewati Jembatan Siak IV dan finis di Lanud Roesmin Nurjadin dan ditargetkan akan pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kemudian kegiatan di Lanud Roesmin Nurjadin dilanjutkan dengan drag bike. Untuk hari Sabtu, ada drag bike yang diikuti oleh motor gede (moge), Harley Davidson dan motor sport.
"Kemudian pada hari Ahad-nya, kami akan buka untuk motor matic, dua tak dan lain-lain. Jadi event ini tidak hanya dinikmati pecinta motor besar, namun juga untuk pecinta motor lainnya," ungkapnya.
Dan pada malam Ahad atau Sabtu malam, kata Odhy, akan ada pesta rakyat dengan menghadirkan grup band Nidji dan terbuka untuk umum.
“Masyarakat boleh masuk tanpa bayar tiket apa pun," tambahnya.(akh)
Editor : RP Edwar Yaman