PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Minyak Kita di pasaran dan kurs dollar yang masih tinggi, ternyata tidak berdampak terhadap harga sawit, bahkan bertolak belakang dengan dengan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani. Harga TBS sawit pada pekan ini justru turun.
Di Provinsi Riau, yang merupakan provinsi sentra sawit, untuk harga penjualan TBS sawit pada pekan ini mengalami penurunan dibandingkan harga sawit pada pekan sebelumnya.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga kelapa sawit periode 24 - 30 Juli 2024 yang dilakukan Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapam harga kelapa sawit mitra plasma, penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 20,21/Kg atau mencapai 0,67% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 3.012,70/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan.
“Untuk harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga sebesar Rp 19,03/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 91,96%, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 146,51 dan kernel minggu ini naik sebesarRp 211,84 dari minggu lalu,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provonsi Riau Syahrial Abdi.
Menurutnya, ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 12.710,75 dan harga rata-rata kernel KPBN periode iniadalah Rp 8.430,00.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO,” sebutnya.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5 Guncang Kepulauan Mentawai, Getaran Terasa Sampai Kota Padang
Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (sol)
Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Prov Riau Periode 24 - 30 Juki 2024
Umur 3 Th (Rp 2.308,86)
Umur 4 Th (Rp 2.629,58)
Umur 5 Th (Rp 2.790,69)
Umur 6 Th (Rp 2.914,14)
Umur 7 Th (Rp 2.975,45)
Umur 8 Th (Rp 3.010,78);
Umur 9 Th (Rp 3.012,70)
Umur 10-20 Th (Rp 2.995,22)
Umur 21 Th (Rp 2.946,29)
Umur 22 Th (Rp 2.898,91)
Umur 23 Th (Rp 2.848,82)
Umur 24 Th (Rp 2.793,68)
Umur 25 Th (Rp 2.731,94)
Sumber: Disbun Riau
Editor : M. Erizal